Ini Hikmah Mengapa Rasulullah Lahir Hari Senin Bulan Rabiul Awal

3
1435

BincangSyariah.Com – Sebagian umat Muslim mungkin ada yang bertanya-tanya mengapa Rasulullah tidak lahir pada bulan-bulan mulia yang dicatat dalam sejarah umat Muslim, seperti bulan Rajab, Muharam, Sya’ban? (Baca: Benarkah Bulan Rajab Lebih Mulia Dibanding Bulan Hijriah Lainnya?)

Ternyata, menurut catatan sejarah yang ditulis di antaranya oleh Imam al-Suyuthi dalam Husnul Maqshad fi ‘Amalil Maulid, ada empat hikmah mengapa Nabi Muhammad saw. itu lahir di hari Senin, bulan Rabiul Awal.

Pertama, ada sebuah hadis yang menjelaskan bahwa hari Senin itu Allah menciptakan pohon. Hal ini sebagai pertanda bahwa Allah menciptakan bahan makanan, rezeki, buah-buahan dan segala kebaikan yang diberikan kepada manusia sebagai sumber kehidupan mereka.

Kedua, arti rabi’ berarti musim semi. Hal ini sebagai inspirasi seperti pendapat Abdurrahman As-Shaqli yang menyatakan bahwa setiap nama membawa arti membawa arti filosofi tersendiri.

Ketiga, bulan Rabi’ul Awal sebagai musim yang paling tenang dan paling nyaman cuacanya, begitu juga Syariat Nabi Muhammad sebagai Syariat yang paling moderat dan sesuai dengan kondisi apapun.

Keempat, Allah Sebagai Zat yang Maha bijaksana hendak memuliakan bulan kelahiran Nabi. Seandainya Nabi lahir di bulan Ramadan misalnya, nanti orang akan beranggapan bahwa kemuliaan Nabi itu karena lahir di bulan mulia.

Keempat hal itu ternyata menjadi rahasia tersendiri bagi beliau dan umatnya agar selalu bersemi, selalu bangkit dari keterpurukan, juga mampu berubah menjadi yang lebih baik. Semoga kita tercatat sebagai Umat yang taat kepadanya.

Baca Juga :  Penelusuran Sejarah Budaya Memakai Baju Baru di Hari Raya

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here