Rahasia di Balik Sejarah Hidup Rasulullah

0
966

BincangSyariah.Com – Satu orang dalam sejarah hidup manusia yang layak sebagai teladan bagi semua golongan, semua orang bertalenta dan semua manusia adalah Nabi Muhammad Saw. Kesempurnaan akhlaknya membawanya menjadi manusia sempurna. Ia lah utusan Allah, Nabi akhir zaman yang syariatnya terus dinamis hingga akhir kehidupan. Bahkan orientalis pun mengatakan “Muhammad adalah seseorang yang dilahirkan sejelas cahaya Matahari”. (hlm. 4)

Al-Quran menetapkan dengan jelas bahwa Nabi Saw adalah seorang manusia yang menjadi rasul, dalam dakwahnya tidak bergantung pada mukjizat dan hal yang di luar kebiasaan, akan tetapi berdialog dengan akal dan hati. Al-Quran sebagai mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Saw menetapkan orang yang berakal dan bijaksana untuk mengimani kebenarannya dalam berdakwah pada risalah melalui dalil rasional.

Buku yang ditulis oleh Musthafa al-Siba’i ini memaparkan bagaimana perjalanan seorang Rasulullah mulai dari ia dilahirkan hingga wafat. Ada sekitar enam fokus yang bisa dijadikan sebagai keyword untuk melalap habis isi buku ini, yaitu kehidupan Rasulullah sebelum menjadi Nabi, dari diutus sebagai Nabi hingga hijrah ke Habasyah, setelah hijrah ke Habasyah hingga hijrah ke Madinah, sejak Rasulullah hijrah hingga tinggal di Madinah, peperangan Rasulullah, dan ragam peristiwa penting setelah Fathu Makkah sampai Rasulullah wafat.

Dimensi Kehidupan Nabi

Sirah nabawiyah adalah sejarah nabi atau reformis hebat yang paling valid. Sirah nabawiyah menceritakan perjalanan hidup manusia yang dimuliakan Allah dengan kerasulan sehingga sejarahnya tidak mengeluarkannya dari sisi kemanusiaannya. Kehidupannya tidak dianggap mitos, sedangkan sifat keTuhanan tidak dilekatkan kepadanya sedikit ataupun banyak. Hal ini jelas berbeda dengan riwayat penyembah berhala yang menceritakan tuhan yang mereka sembah.

Sirah nabawiyah menetapkan kepada kita kebenaran risalah melalui rasional murni. Mukjizat Rasulullah bukanlah hal utama yang menjadikan orang Arab beriman dengan dakwahnya, melainkan mukjizat yang bersifat material menjadi argumentasi bagi orang-orang yang menyaksikannya. Tentu hal ini sangat berbeda dengan sejarah para nabi sebelumnya. Mukjizat yang diberikan kepada mereka adalah hal yang di luar kebiasaan dan bersifat fisik.

Adapun sumber-sumber sirah nabawiyah berasal dari al-Quran al-Karim, sunnah nabi yang sahih, syair arab pada masa Rasulullah, buku-buku sejarah, sirah Ibn Hisyam, Thabaqat Ibn Sa’d, dan tarikh ath-Thabari tentu akan memuat informasi-informasi kehidupan Nabi yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan. Para ulama senantiasa menyusun sirah nabawiyah dengan gaya cerita yang dapat diterima oleh daya rasa setiap zaman.

Hikmah dalam Sirah Nabi

Sirah nabawiyah bisa diimplementasikan dalam kehidupan dakwah untuk zaman sekarang ini, yaitu menerapakan prinsip dakwah yang mengajak secara damai dan sesuai tuntunan syariat dengan tetap mempertimbangkan kondisi umat yang dihadapi. Inilah dakwah secara moderat.

Rasulullah memulai dakwahnya dengan kelembutan dan nasihat. Dia, dengan hati dan akalnya, memberitahukan kepada mereka sesuatu yang membuka mereka dari penyembahan berhala, takhayul, kesesatan, dan kebodohan” (hlm. 133)

Beragam peristiwa sejak Nabi dilahirkan, alasan mengapa Nabi dilahirkan dari nasab keluarga yang terbaik lagi terhormat dan dalam keadaan yatim, lalu hikmah keberadaan Abu Thalib sang paman yang selalu membela Nabi namun hingga akhir hayatnya ia menolak beriman. Adanya isra’ mi’raj Nabi setelah ditinggal oleh dua orang terkasihnya digambarkan dalam buku ini.

Alasan di balik diperbolehkannya Nabi berperang, sehingga terjadi fathu Makkah, dan pelajaran di balik haji wada’, satu-satunya ibadah haji yang dilakukan Nabi sepanjang hidupnya yang menjadi alamat akan datangnya ajal. Semuanya dimaknai dengan konteks kekinian dan rahasia apa yang meliputi semuanya itu.

Hadirnya buku ini tak hanya mendeskripsikan lika liku sejarah hidup Nabi, namun juga menggali rahasia dan makna di balik beragam peristiwa penting yang dialami sepanjang sejarah hidup beliau. Penulis memadukan deskripsi sejarah hidup Nabi dengan pemaknaan atasnya (cerminan pada konteks kekinian). Buku ini akan meningkatkan pemahaman pembaca tentang fragmen sirah Nabi menjadi lebih kaya akan makna. Inilah buku yang layak dinikmati siapa saja yang hendak memahami sirah Nabi dan menyelami lautan makna yang penuh rahasia.

Identitas Buku

Judul Buku      : Yang Tersembunyi dari Sirah Nabi

Penulis            : Musthafa as-Siba’i

Penerjemah     : Fauzi

Penerbit          : Lentera Hati

Tahun Terbit   : Cetakan I, Juli 2019

Tebal               : 242 hlm; 14 x 21 cm

ISBN               : 978-602-7720-92-3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here