Pondok Pesantren Darul Falah: Pusat Belajar Metode Amtsilati

0
1126

BincangSyariah.Com – Secara geografis, pondok pesantren Darul Falah terletak di sebelah timur kota Jepara. Tepatnya di Dusun Siturejo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Secara resmi, pondok pesantren Darul Falah berdiri pada tanggal 1 Mei tahun 2002 oleh KH. Taufiqul Hakim selaku penemu metode Amtsilati; cara cepat membaca kitab kuning dengan mayoritas santri dari berbagai penjuru Nusantara, seperti Bali, Jawa, Madura, Sumatera, dan Kalimantan.

Program belajar Amtsilati menjadi program unggulan pondok ini. Karena dengan metode ini santri dapat cepat mampu membaca kitab kuning dalam kurun waktu yang singkat. Sebab metode inilah dari berbagai penjuru Nusantara datang untuk menimba ilmu di sini.

Karena kemudahannya, metode Amtsilati sudah banyak digunakan oleh lembaga-lembaga di luar pondok pesantren Darul Falah. Diperkirakan sudah ratusan lembaga yang menggunakan metode Amtsilati untuk memudahkan para santrinya dalam memahami kitab kuning.

Setiap tahun, pondok pesantren Darul Falah Amtsilati selau melakukan transformasi dengan begitu cepat. Dari bangunan kecil yang hanya mampu menampung beberapa orang santri saja hingga bangunan-bangunan bertingkat seperti sekarang. Selain melakukan perubahan dan peningkatan dalam memenuhi kebutuhan para santri, pondok pesantren Darul Falah juga selalu berusaha untuk mengembangkan program-program pendidikan yang diterapkan untuk para santri.

Ada beberapa lembaga yang telah disediakan oleh yayasan pendidikan Islam Amtsilati mulai dari MI Tahfidzul Qur’an Amtsilati, Madrasah Tsanawiyah Amtsilati, dan Madrasah Aliyah Amtsilati. Sedangkan jenjang-jenjang pendidikan yang ditempuh santri pondok pesantren Darul Falah adalah Amtsilati, fan Tasawwuf, fan Bahasa Arab dan Inggris, fan Thaharah, fan Ubudiyah, fan Muamalah, fan Munakahat, fan Jinayat, fan Tafsir, dan fan Dakwah.

Masing-masing jenjang tersebut ditempuh dalam standar waktu enam bulan. Tetapi, pesantren Darul Falah menggunakan metode kompetisi dan kompetensi sehingga fan ilmu yang telah disebutkan tadi bisa ditempuh dengan lebih cepat sesuai dengan kemampuan dan kegigihan santri dalam belajar.

Baca Juga :  Pandangan Ibnu Arabi Mengenai Doktrin Trinitas yang Kudus (Bagian I)

Selain dalam bidang keilmuan, pondok pesantren Darul Falah juga memiliki program ekstrakurikuler yang bisa menjadi sarana penyaluran bakat dan kreativitas pada diri santri, seperti Marching Band Gema Syiar Amtsilati, sekolah sepak bola Amtsilati, teater, paduan suara, pramuka, pencak silat, dan masih banyak lagi.

Cita-cita dan tujuan dari pondok pesantren Darul Falah adalah mendidik santrinya agar tidak hanya berdisiplin ilmu tetapi juga memiliki akhlaqul karimah dan berjiwa memimpin dan tidak pernah menyerah dalam berjuang demi mencari keridhaan Allah Swt. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Sumber: Channel youtube Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati Pusat Bangsri Jepara. (klik di sini)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here