Peristiwa Sejarah Islam di Bulan Muharram

0
3609

BincangSyariah.Com – Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender hijriyyah/qamariyah. Muharram artinya yang diharamkan/pantangan. Penamaan Muharram disebabkan karena pada bulan ini dilarang berperang. Larangan tersebut berlaku sampai masa awal Islam. Adapun di antara peristiwa dalam sejarah Islam yang terjadi di bulan Muharram adalah sebagai berikut.

Pertama:

1 Muharram tahun 24 H atau sekitar 3 November 644 M. Umar bin Khattab dimakamkan di usia ke 63 tahun setelah menjabat sebagai khalifah selama 10 tahun 5 bulan 21 hari.

Umar bin Khattab r.a. lahir 13 tahun setelah Nabi Muhammad saw. dilahirkan atau sekitar tahun 583 M. Beliau memiliki kesempatan belajar membaca dan menulis sehingga termasuk dari tujuh belas orang yang menguasai baca tulis pada masa itu.

Sejak kecil Umar telah menghafal syair-syair sejarah Arab dan nasab. Umar adalah seorang laki-laki berbadan tegap, pemberani, tegas, keras, dan teguh pendirian. Umar masuk Islam pada bulan Dzulhijjah tahun keenam setelah kenabian, saat itu kaum muslimin hanya berjumlah 39 orang.

Umar berkata, “Ketika aku masuk Islam, kaum muslimin yang bersama Nabi Muhammad saw. tidak lebih dari 39 orang. Aku menggenapkannya menjadi 40.” Islamnya Umar adalah kemuliaan dan sebuah kemenangan, seperti yang disampaikan oleh Ibnu Abbas, “Ketika Umar masuk Islam, berkatalah kaum musyrikin, “Hari ini mereka telah seimbang dengan kita.”

Setelah Abu Bakar wafat, Umar menjabat sebagai khalifah yang kedua. Ia adalah pemimpin pertama yang diberi gelar Amirul Mukminin (pemimpin kaum Muslimin). Dibalik sikap kerasnya Umar, tersembunyi kelembutan dan kebesaran kasih sayang.

Sikap kerasnya itu seakan menjadi tameng untuk menutupi rasa kemanusiaannya yang besar dalam dirinya. Dengan demikian. Ia dapat menjadi pemimpin yang bijaksana, kharismatik.

Baca Juga :  Ini Alasan Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Hijriah

Umar memerintah selama 10 tahun 6 bulan, dan Allah menjadikan Negara yang ia pimpin menjadi negara terkuat pada masanya. Umar meninggal dunia karena ditikam oleh Abu Lu’luah Fairuz, seorang budak Al-Mughirah bin Syu’bah pada hari Rabu tanggal 26 Dzul Hijjah 23 H. dan jatuh sakit selama tiga hari sebelum wafatnya. Sebelum meninggal, Umar meminta kepada anaknya, Abdullah, untuk memohon izin kepada ‘Aisyah agar dimakamkan di samping kedua sahabatnya, yaitu Rasulullah saw. dan Abu Bakar r.a., Aisyah pun mengizinkannya.

Kedua:

10 Muharram, Husein, cucu Rasulullah saw. meninggal di padang Karbala pada tahun 61 H./680 M.

Ketiga:

Pada bulan Muharram 7 H. terjadi perang Khaibar. Lokasi perang ini adalah di daerah Khaibar. Perang Khaibar merupakan perang untuk menaklukkan Yahudi. Masyarakat Yahudi Khaibar paling sering mengancam pihak Madinah melalui persekutuan Quraisy. Pasukan muslimin yang dipimpin langsung Nabi Muhammad saw. menyerang benteng pertahanan Yahudi di Khaibar. Langkah taktis itu berhasil sehingga memberikan kemenangan bagi pasukan muslim.

Pihak Yahudi meminta Nabi saw. untuk tidak mengusir mereka dari Khaibar. Sebagai imbalannya, mereka berjanji tidak lagi memusuhi Madinah dan menyerahkan hasil panen kepada kaum muslim dan Rasulullah saw. saat itu pun menerima tawaran itu. Walau pada akhirnya Yahudi mengingkari perjanjian damai itu.

Sumber: Kalender Sejarah Islam el-Bukhari Institute dan Ensiklopedi Islam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here