Pengantar Tafsir Surah al-Rahman; Sabab Nuzul dan Manfaat Membacanya

1
1356

BincangSyariah.Com – Surah al-Rahman merupakan surah makkiah, surah yang diturunkan di tanah makkah berdasarkan sebuah hadis:

“Saat Nabi berada di Makkah, suatu ketika beliau melaksanakan shalat Subuh di sebelah pohon kurma dan membaca surah al-Rahman, kemudian lewat serombongan jin, maka mereka beriman denganya.”

Dalam riwayat lain: Saat Nabi berada di Makkah, suatu ketika beliau keluar menemui para sahabat dan membacakan surah al-Rahman hingga selesai, mereka terdiam. Kemudian Nabi berkata “Aku sungguh telah membacakanya kepada para jin di malam jin (lailatuljin), kemudian mereka berpendapat sangat baik. Di saat aku sampai pada kalimat fabiayyialai robbikuma tukadziban , mereka menjawab :”Tidak ada satu pun nikmat Engkau Tuhanku yang aku dustai, maka segala puji bagi-Mu“ (HR. al-Tirmidzi).

Sedangkan Ibnu Mas’ud berpendapat surah ini adalah surah yang diturunkan di tanah Madinah dan kecuali ayat berikut:

يَسْئَلُهُ مَنْ فِي السَّماواتِ وَالْأَرْضِ

Asbabu al-nuzul atau sebab turunya surah al-rahman dijelaskan dalam beberapa kitab tafsir seperti Mafatih al-Ghaib dan Hasyiyah al-Shawi sebagaimana berikut:

Pertama, Saat turu ayat “Dan apabila dikatakan kepada mereka: sujudlah kalian kepada al-Rahman (Maha Penyayang) (QS. al-Furqan ayat 60), kaum kafir penduduk Makkah mengingkari dan berkata, “Apa al-Rahman itu? kami tidak mengenal al-Rahman kecuali Rahman al-Yamamah.  Kemudian turunlah surah al-Rahman untuk menolak pengingkaran mereka.

Kedua, Di waktu orang-orang kafir berkata “Sesungguhnya Al-Qur’an diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad) ( QS. al-Nahl ayat 103) Allah menurunkan surah al-Rahman guna menolak perkataan mereka.”

Terdapat kaitan antara surah al-Rahman dengan surah sebelumnya, yaitu surah al-Qamar sebagaimana digambarkan para ulama tafsir sebagai berikut:

Pertama, surah al-Qamar diawali dengan menyebutkan mukjizat yang menunjukkan kemuliaan dan kekuasaan berupa rembulan terbelah. Sementara itu, surah al-Rahman diawali dengan mukjizat yang menunjukkan atas kasih sayang dan belas kasihan berupa Al-Qur’an.

Baca Juga :  Faidah Mengetahui Nama Asli Nabi Khidir

Kedua, pada surah sebelumnya Allah berkali-kali menyebutkan ayat “Maka alangkah dahsyatnya azabku dan ancaman-ancamanku. Dalam surah ini berkali-kali disebutkan “Maka nikmat Tuhan yang mana yang kamu dustakan “. (Baca: Doa Ketika Mendengar Kalimat ‘Fabiayyi Alaa-i Robbikuma Tukadzdziban’ dalam Surah al-Rahman)

Manfaat Membaca Surah al-Rahman

Terkait manfaat membaca surah al-Rahman dan keutamaannya, ulama tafsir merangkum beberapa hadis Nabi dan pendapat para ulama salaf. Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad saw. bersabda,

لكل شيء عروس وعروس القرآن الرحمن

“Setiap sesuatu memiliki mahkota, dan mahkota Al-Qur’an adalah surah al-Rahman“ (HR. al-Baihaqi).

Menurut Al-Qari, surah tersebut sebagai mahkota Al-Qur’an sebab di dalamnya termuat beberapa nikmat dunia dan akhirat serta beberapa sifat bidadari sebagai perhiasan surga.

Untuk manfaat membaca surah al-Rahman yang lain, Al-Hifni berkata:

فشبه سورة الرحمن بالعروس بجامع الحسن والميل والطرب بكل فإن العارف إذا قرأ سورة الرحمن وتذكر النعم المكررة فيها حصل له الطرب بقدر مقامه وصفاء باله

“Surah al-Rahman disamakan dengan mahkota, sebab penuh dengan keindahan, kesenangan dan kegembiraan. Sehingga seorang yang arif ketika membaca surah al-Rahman dan mengingat kenikmatan di dalamnya maka sesuai derajatnya akan memperoleh kegembiraan serta kejernihan hati.”

Abu Ishaq Ahmad bin Ibrahim al-Tsa’labi al-Naisaburi dalam karyanya al-Kasyf wa al-Bayan menyampaikan manfaat membaca surah al-Rahman yang tertuang dalam sebuah hadis:

من قرأ سورة الرّحمن رحم الله ضعفه ، وأدّى شكر ما أنعم اللّه عليه

“Barangsiapa membaca surah al-rahman, maka Allah akan mengasihi kelemahannya dan dia telah bersyukur atas nikmat Allah yang diberikan kepadanya” (HR. Abu al-Husain Ahmad).

Al-Ghazali dalam Asrari al-Qur’an berkata:

قال: كان لي ولد يقرأ القرآن وكلما قرأ منه شيئاً نسيه، فرأيت في المنام قائلاً يقول لي أكتب في إناء سورة الرَّحْمَنُ * عَلَّمَ القُرْآنَ * خَلَقَ الإِنسَانَ * عَلَّمَهُ البَيَانَ * الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ?[الرحمن: 1 – 5] لاَ تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ * إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ * فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ * ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ?[القيامة: 16 – 19] بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَّجِيدٌ * فِي لَوْحٍ مَّحْفُوظٍ?[البروج: 21 – 22] وألق عليه من ماء زمزم واسقه ولدك يحفظ القرآن، فحفظ القرآن.

Baca Juga :  Tafsir Surah al-Rahman Ayat 17-21; Bukti Kebenaran Sains Al-Qur’an

Al-Kalibi berkata: “Anakku membaca Al-Qur’an, setiap kali membaca beberapa ayat dari Al-Qur’an itu lupa. Kemudian aku bermimpi melihat seorang laki-laki berkata “Tulislah surah al-Rahman (ayat 1-5), surah al-Qiyamah (ayat 16-19) serta surah al-Buruj (ayat 21-22) dan siram dengan air zamzam dan minumkan pada anakmu maka dia akan hafal Al-Qur’an. Kemudian dia hafal al-Qur’an”.

Wallahu A’lam

1 KOMENTAR

  1. […] Kedua, Allah menjadikan Al-Qur’an sebagai tanda kenabian dan mukjizat. Pendapat ini menjadikan adanya keserasian (munasabah) antara awal surah sebelumnya yang menjelaskan mukjizat yang berupa kekuasaan yaitu membelah rembulan dengan awal surah ini yang menyampaikan mukjizat yang penuh dengan kasih sayang yaitu Al-Qur’an. Sebagaimana penjelasan dalam muqaddimah. (Baca: Pengantar Tafsir Surah al-Rahman; Sabab Nuzul dan Manfaat Membacanya) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here