Para Sahabat yang Menjadi Sekretaris Nabi Muhammad Saw

0
3698

BincangSyariah.Com – Ibnu Hajar Al- Asqalani mengatakan dalam Fathul Bari bahwa selama ini satu-satunya sahabat yang lebih dikenal sebagai sekretaris Nabi hanyalah Zaid bi  Sabit.  Padahal masih banyak yang lainnya. Para sekretaris tersebut diberi tugas untuk menuliskan wahyu atau tugas tulis-menulis lainnya.

Dalam sebuah hadis diceritakan

عَنْ عُثْمَان بْن عَفَّانَ قَالَ ” كَانَ رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا يَأْتِي عَلَيْهِ الزَّمَان يَنْزِل عَلَيْهِ مِنْ السُّوَر ذَوَات الْعَدَد ، فَكَانَ إِذَا نَزَلَ عَلَيْهِ الشَّيْء يَدْعُو بَعْض مَنْ يَكْتُب عِنْده فَيَقُول : ضَعُوا هَذَا فِي السُّورَة الَّتِي يُذْكَر فِيهَا كَذَا “

Dari Usman bin Afan berkata, dahulu Rasulullah Saw. jika datang waktu ketika wahyu diturunkan dari beberapa surat yang memiliki banyak ayat. Saat ayat-ayat itu diturunkan kepada Nabi, beliau akan memanggil beberapa sekretaris untuk menuliskannya di sampingnya, beliau lalu berkata, “Letakkanlah ini di surat yang menyebutkan tentang  hal ini di dalamnya seperti itu.” (HR. Nasai, Abu Daud, Tirmizi, Ahmad)

Jadi demikianlah bagaimana Alquran dituliskan pada masa awal, beberapa mereka ada yang menuliskannya di pelepah kurma, batu, tulang dan lain sebagainya. Berikut adalah daftar nama para sekretaris Nabi Muhammad Saw. yang Ibnu Hajar sebutkan salam kitab Fathul Bari di antaranya

  1. Zaid bin Sabit

Zaid bin Sabit masuk Islam setelah hijrah, karena itu wahyu yang turun di Madinah banyak dituliskan oleh Zaid. Dan karena saking banyaknya wahyu yang dituliskannya, ia akhirnya dikenal sebagai sang penulis wahyu atau sekretaris Nabi. Sehingga ketika Abu Bakar berinisiatif mengumpulkan Alquran, Zaid bin Sabit adalah salah satu orang yang beliau percaya untuk membantu.

  1. Ubay bin Ka’ab

Di Madinah, Ubay bin ka’ab adalah sahabat pertama yang menuliskan wahyu sebelum Zaid bin Sabit. Ia mencatat dan menyusun Alquran pada zaman Nabi. Beliau adalah orang yang paling fasih membaca Alquran sehingga dikenal sebagai qari’nya Rasullah Saw, banyak para sahabat yang mempelajari tafsir Alquran dari beliau.

  1. Abdullah bin Sa’id bin Abu Sarhi
Baca Juga :  Anjuran Menyambung Silaturahim kepada Sahabat Orang Tua

Di Makkah, Abdullah bin Sa’id bin Abu Sarhi adalah orang Quraish pertama yang menuliskan wahyu. Namun ia pernah keluar dari Islam dan kemudian kembali berislam pada hari Fathul Makkah.

  1. Khulafa’ Rasyidin.

Abu Bakar, Umar bin Khathab, Usman bin Afan, dan Ali bin Abi Thalib, mereka adalah empat sahabat pertama yang memimpin umat Islam sepeninggal Rasulullah. Mereka juga pernah beberapa kali membantu menuliskan wahyu, sebab pernah suatu kali turun wahyu dan saat itu Zaid sedang tidak ada di tempat maka sahabat lain yang bersama Rasul saat itu akan menuliskannya. Dan dalam banyak kesempatan mereka berempat adalah orang-orang yang sering bersama Rasulullah.

  1. Zubair bin Awam

Zubair merupakan ponakan dari Sayidah Khadijah ra. beliau menikah dengan Asma binti Abu Bakar. Beliau adalah orang yang menghunuskan pedangnya pertama kali dalam Islam untuk melindungi Rasullah, dalam sebuah hadis beliau berkata, “Sesungguhnya setiap Nabi memiliki hawarii, dan hawariiku adalah Zubair.”

  1. Khalid bin Sa’id bin Ash

Khalid bin Sa’id merupakan salah satu bangsawan Quraish, ia adalah sahabat yang mencatat Alquran pada masa-masa awal. Beliau termasuk lima orang angkatan pertama yang masuk Islam. Karena itu beliau disiksa oleh bapaknya di bawah terik sinar matahari lalu ia menginjak-injaknya di atas batu yang panas. Tapi Khalid tetap berpegang teguh dengan keyakinannya. Beliau termasuk sahabat yang ikut dua kali hijrah, ke Habasyah dan Madinah.

  1. Aban bin Sa’id bin Ash

Beliau masuk Islam setelah kedua saudaranya, Khalid dan Umar bin Sa’id. Ketika datang para utusan Bahrain untuk menanyakan tentang Islam, Aban bin Khalid adalah orang yang Nabi utus ke negeri tesebut untuk mengajarkan Islam. Di kemudian hari ketika Yaman telah ditaklukkan, Rasul mengutusnya sebagai penguasa kota al-Khath di Bahrain. Ibnu Hajar menyebutkannya sebagai salah satu penulis wahyu, beliau diangkat sebagai pengimla mushaf oleh Ustman.

  1. Hanzalah bin Rabi’ al-Asadi
Baca Juga :  Fenomena Sahabat yang Murtad di Awal Masa Islam

Para sejaraawan seperti, al-Mizzi, Ibnu Atsir, Ibnu Syabah mencantumkannya sebagai sekretaris Nabi. Dalam Tarikh kabir, mengutip perkataan al-Waqidi menyatakan, “Suatu kali ia menuliskan sebuah surat Nabi., semenjak itu ia digelari sebagai al-Katib. Ketika itu kegiatan tulis-menulis di kalangan Arab masih minim.”

  1. Syuraihil bin Hasanah

Syurahbil adalah salah seorang pemimpin Quraish yang masuk pada masa awal Islam, beliau tergolong sebagai sahabat yang ikut hijrah ke Habasyah. Pada masa Umar beliau diangkat menjadi salah satu gubernur di wilayah Syam. dalam al-Musbah al-Mudhi’, menurut al-Anshari beliau termasuk orang pertama yang menjadi sekretaris Rasulullah Saw.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here