Orang Selamat dari Siksa Kubur Karena Dibela Surah al-Mulk

0
1625

BincangSyariah.Com – Surah al-Mulk adalah surah ke-67 dalam Al-Quran dan jumlah ayatnya adalah 30. Ada sekian riwayat tentang keutamaan surah yang seringkali kita dengar rutin dibaca banyak muslimin di Indonesia, baik setiap hari, di momen-momen tertentu, atau sering juga penulis dengar dibaca di malam jumat beriringan setelah membaca surah Yasin. Salah satu riwayat tentang keutamaan membaca surah al-Mulk adalah yang diriwayatkan diantaranya oleh Imam At-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibn Majah, dan Ahmad – dan lafaz berikut dari riwayat Musnad Ahmad yang dikutip dalam Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim karya Ibn Katsir,

 عن أبي هريرة ، عن رسول الله – صلى الله عليه وسلم – قال: إن سورة في القرآن ثلاثين آية شفعت لصاحبها حتى غفر له : تبارك الذي بيده الملك

Dari Abu Hurairah Ra., dari Rasulullah Saw. beliau bersabda : sesungguhnya dalam Al-Quran ada surah yang jumlah ayatnya ada 30, yang (dapat) memberi syafaat kepada pembaca/penghafalnya sampai Allah memberi ampunan kepadanya. Surah tersebut adalah, “Tabaaraka-lladzii-biyadihi al-mulku” (Surah al-Mulk)

Ibn Katsir, dalam karya tafsirnya sebelum memulai menafsirkan ayat per ayat (dalam khazanah kajian interpretasi Al-Qur’an, model penafsiran Al-Quran mengikuti urutan ayat Al-Qur’an dikenal dengan nama at-Tafsir at-Tahlili), menyebutkan sekian riwayat tentang keutamaan surah al-Mulk ini. Salah satunya adalah riwayat Ibn ‘Asakir yang dikutip oleh Ibn Katsir.

Riwayat tersebut bersumber dari kitab Tarikh Madinati Dimasyq (Sejarah Kota Damaskus), karya babon Ibn ‘Asakir tentang seluruh riwayat dan kisah terkait kota tersebut (dalam cetakan saat ini, tebalnya mencapai 37 jilid buku seukuran B5). Riwayatnya bersumber dari Ahmad bin Nashr bin Ziyad Abi ‘Abdillah al-Qurasyi an-Naisaburi, seorang ulama fikih, zuhud, tsiqah dan al-Bukhari dan Muslim mengambil riwayat darinya meskipun bukan di kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.

Riwayat tersebut berisi kisah orang yang selamat dari siksa kubur karena dibela surah al-Mulk yang dihafalkannya. Surah al-Mulk lalu “protes” kepada malaikat yang mau menyiksa orang tersebut karena akan menyakiti surah al-Mulk juga. Kisah ini diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik ra., Rasulullah Saw. bersabda,

Baca Juga :  Macam-macam Siksa Kubur; Diperlihatkan Neraka Jahanam

 إن رجلا ممن كان قبلكم مات ، وليس معه شيء من كتاب الله إلا ” تبارك ” ، فلما وضع في حفرته أتاه الملك فثارت السورة في وجهه ، فقال لها : إنك من كتاب الله ، وأنا أكره مساءتك ، وإني لا أملك لك ولا له ولا لنفسي ضرا ولا نفعا ، فإن أردت هذا به فانطلقي إلى الرب تبارك وتعالى فاشفعي له . فتنطلق إلى الرب فتقول : يا رب ، إن فلانا عمد إلي من بين كتابك فتعلمني ، وتلاني أفتحرقه أنت بالنار ، وتعذبه ، وأنا في جوفه ؟ فإن كنت فاعلا ذاك به فامحني من كتابك . فيقول : ألا أراك غضبت ؟ فتقول : وحق لي أن أغضب . فيقول : اذهبي فقد وهبته لك ، وشفعتك فيه . قال : فتجيء فيخرج الملك ، فيخرج كاسف البال لم يحل منه بشيء . قال : فتجيء فتضع فاها على فيه ، فتقول مرحبا بهذا الفم ، فربما تلاني ، ومرحبا بهذا الصدر ، فربما وعاني ، ومرحبا بهاتين القدمين ، فربما قامتا بي . وتؤنسه في قبره مخافة الوحشة عليه ” . قال : فلما حدث بهذا رسول الله – صلى الله عليه وسلم – لم يبق صغير ، ولا كبير ، ولا حر ، ولا عبد ، إلا تعلمها ، وسماها رسول الله – صلى الله عليه وسلم – المنجية .

Sesungguhnya dulu ada orang yang wafat. Dan, ia tidak punya amalan apapun dari Al-Quran kecuali surah Tabaarak/al-Mulk. Maka ketika ia sudah diperistirahatkan di liang lahat, malaikat menemui orang teersebut. Tiba-tiba surah al-Mulk muncul dengan kemarahan di wajah orang yang wafat tadi, lalu malaikat berkata: “kamu termasuk Al-Quran. Saya tidak mau menyakitimu. Saya pun tidak punya hak terhadap engkau, orang ini, dan diriku sendiri untuk bisa menimpakan bahaya atau memberikan manfaat. Maka jika engkau ingin ini tidak terjadi, temuilah Tuhan yang Maha Suci lagi Maha Tinggi dan mintalah syafaat kepada-Nya.” Surah al-Mulk lalu menemui Allah dan bersuara, “ya Allah, sesungguhnya orang tadi memegang aku sebagai salah satu surah al-Quran. Ia mempelajariku dan membacanya. Maka apakah Engkau akan mengazabnya dengan dibakar di neraka, sementara saya ada di dalam dirinya? Kalau Engkau tetap melakukannya, hapus saja saya dari Al-Quran!” Allah lalu berujar: “Hai surah al-Mulk, kamu marah?” Surah al-Mulk berkata: “benar, saya marah karena ini!” Allah kemudian berujar: “Pergilah, aku titip orang ini padamu, dan aku berikan hak syafaat padamu untuk orang itu.” Rasul Saw. bersabda: “Surah al-Mulk pun muncul keluar dari orang tadi, keluar seperti sebuah pesona yang belum pernah terjadi sebelumnya.” Rasul melanjutkan: “Surah al-Mulk lalu keluar, dan meletakkan mulutnya di mulut orang tadi dan berkata “Selamat datang, dengan mulut ini, boleh jadi kau membaca aku. Selamat datang dengan hati ini, boleh jadi kau menghafalkan aku disana. Selamat datang kedua kaki ini, boleh jadi kalau berpijak bersamaku. Surah al-Mulk mengasihi orang tadi di dalam kuburannya seraya khawatir ada siksaan padanya.

Anas bin Malik ra. berkata: “Setelah bersabda tersebut, baik anak kecil, orang tua, orang merdeka, budak, semua langsung mempelajari surah itu. Dan Rasulullah Saw. menamainya sebagai al-Munjiyat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here