Nouman Ali Khan; Tokoh Muslim Berpengaruh asal Pakistan

0
317

BincangSyariah.Com – Nouman Ali Khan dikenal karena ciri khas ceramahnya yang santai, menggunakan gaya seperti motivator, dan ini yang terpenting menurut penulis, pemirsa dakwahnya selalu diajak untuk merujuk apa pandangan Quran terhadap tema yang ia sampaikan. Dengan wajah Arab dan memiliki jenggot cukup tebal, banyak umat muslim mungkin mengira ia adalah orang Arab.

Pada hari ini (Minggu, 5/5), ia datang ke Indonesia untuk berceramah ke Masjid Istiqlal. Seperti yang tertera di selebaran pengumumannya, acaranya di Indonesia disponsori oleh BNI Syariah untuk menghadiri acara Welcoming Ramadan: Reconnect with Quran. Penyelenggara acaranya di antaranya adalah NAK Indonesia dan organisasi Masjid besar di Jakarta seperti Masjid Al-Azhar (YISC Al-Azhar) dan Masjid Sunda Kelapa (Riska).

Nouman Ali Khan adalah seorang pendakwah yang sedang populer di Amerika Serikat. Ia berasal dari keluarga Pakistan. Sebagai seorang anak diplomat, ia hidup berpindah-pindah. Ia lahir dan besar di Jerman, kemudian sempat berpindah ke Arab Saudi, saat ia bersekolah kelas 2 SMP. Ia di Arab Saudi selama enam tahun mengikuti ayahnya yang menjadi diplomat di Arab Saudi. Di saat SMA sampai sekarang, ia berpindah ke Amerika Serikat dan menetap di sana.

Dalam salah satu videonya, ia menceritakan kisahnya sendiri. Pada awalnya, ia tidak bisa disebut muslim yang taat. Ia bahkan cenderung agnostik (meragukan keberadaan Tuhan) sehingga ia tidak pernah lagi melaksanakan ajaran Islam, termasuk shalat. Itu sudah dia lakukan sejak ia berpindah ke Amerika Serikat, di mana mayoritas teman-temannya adalah non-muslim. Ia sampai menyimpulkan, tidak perlu lagi ia taat kepada ajaran agama karena teman-temannya sebagian besar adalah non-muslim.

Suatu ketika, ia mendengar di kampusnya kalau ada perkumpulan bernama MSA (Moslem Student Association). Ia mencoba hadir ke perkumpulan tersebut dan tercengang ketika pengurus di kampusnya hanya 2 orang. Namun ia, tetap bergabung. Ia bahkan merasakan ada perkembangan ruhani yang kuat sehingga membuatnya kembali semangat belajar agama.

Baca Juga :  Saudah Binti Zum'ah; Janda Tua yang Dinikahi Rasul setelah Khadijah

Di tahun 1999, ia sempat di-PHK oleh perusahaannya setelah cukup lama bekerja sebagai Kepala Bagian Desain. Keputusan PHK ini membuatnya ingin kembali belajar bahasa Arab kepada Dr. Abdus Samie. Dahulu, ia sangat menyenangi tema-tema perbandingan agama, sehingga di tahun 1999 itu membawanya kepada Dr. Abdus Samie. Dr. Samie tidak menyebutkan apa-apa kecuali ayat Quran, dan ini mempengaruhi Nouman Ali Khan untuk belajar agama lebih jauh.

Berdasarkan data Wikipedia, di tahun 2006, ia mendirikan lembaga Bayyinah Institute, sebuah lembaga yang fokus kepada kajian bahasa Arab dan Quran. Sebelumnya, ia pernah menjadi profesor di bidang bahasa Arab di Nassau Community College. TheMuslim500, memasukkannya sebagai salah satu dari 500 muslim berpengaruh di dunia. Lembaga barunya ini ia mulai dengan berkeliling ke berbagai kota di Amerika Serikat. Kini, Bayyinah Institute berada di dekat Dallas. Ia banyak terinspirasi oleh gurunya ketika mendiri The Bayyinah Institute, Dr. Abdus Samie yang mengajarinya belajar bahasa Arab lalu membuatnya tertarik untuk mendalami Quran. Pada awal

Ia menulis beberapa buku di antaranya Divine Speech: Exploring Quran as Literature dipublikasikan pada tahun 2016 oleh al-Bayyinah Institute dan Revive Your Heart: Putting Life in Perspective yang dipublikasikan pada tahun 2017 oleh Kube Publishing, dan Your Sin is Not Greater than God Mercy yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here