Niat yang Membawa Kebaikan

0
715

BincangSyariah.Com – Diceritakan bahwa dahulu ada dua orang saudara yang mempunyai karakter yang berbeda. Satu di antaranya adalah ahli ibadah dan yang lain seorang ahli maksiat. Suatu kali ketika tengah bersantai di sela-sela ibadahnya, terbersit dalam hati si ahli ibadah sebuah rayuan untuk rehat sejenak dari rutinitas ibadahnya.

Bahkan Ia berkeinginan untuk mengikuti kehendak hawa nafsunya untuk beberapa saat sebagai ganti dari waktu yang selama ini sudah ia gunakan untuk beribadah. Kemudian dia ingin taubat kembali dari perbuatan-perbuatan tersebut karena toh Allah itu Tuhan yang Maha Pengampun dan Penyayang kok terhadap hambanya, -pikirnya dalam hati-.

Si ahli ibadah itu berujar dalam hatinya, “Aku akan menemui saudaraku yang tengah berbuat maksiat itu dan memanjakan hawa nafsuku bersamanya bareng sesaat, kemudian aku akan bertaubat kepada Allah dan tidak akan mengulanginya lagi hingga akhir hayatku”. Tanpa berselang lama, niat itupun dia laksanakan.

Sementara itu, di waktu yang bersamaan, saudaranya yang ahli maksiat juga tengah berkontemplasi dengan dirinya. Ia merasa jenuh dengan kemaksiatan yang selama ini dia lakukan. “Telah aku habiskan umur ini untuk bermaksiat kepada-Nya, sedangkan saudaraku nanti akan masuk sorga dengan amal ibadahnya dan aku pasti akan dilemparkan ke dalam neraka”, sesalnya dalam hati.

“Demi Allah, aku akan bertaubat dan menemui saudaraku untuk beribadah bersamanya hingga akhir hayatku. Semoga saja Allah mengampuni dosa-dosaku”, lanjutnya dalam hati. Tanpa berpikir lama, dia pun memulai tekadnya untuk bertaubat. Sebaliknya saudaranya yang ahli ibadah tadi juga memulai niat maksiatnya.

Keduanya saling mencari, hingga pada saat akan bertemu, tiba-tiba sebuah kecelakaan hebat menimpa keduanya. Takdir Allah pun terjadi, sehingga si ahli ibadah meninggal dunia dalam kemaksiatan dan niat buruknya sedangkan si ahli maksiat meninggal dalam ketaatan dan niat baiknya.

Baca Juga :  Balasan Bagi yang Berniat Melakukan Kebaikan

(Diterjemahkan langsung dari kitab Alf Qisshah wa Qisshah karya Hani al-Hajj, hal 373).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here