Nama-Nama Pintu Surga

6
42937

BincangSyariah.Com – Ubadah bin As-Shamit, salah satu sahabat Nabi saw. pernah meriwayatkan suatu hadis bahwasannya surga itu memiliki delapan pintu. Riwayat tersebut adalah sebagai berikut.

عن عبادة بن الصامت رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «مَنْ قَالَ: أَشْهَدُ أَن لَا إِلَهَ إِلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، وَأَنَّ عِيسَىَ عَبْدُ اللهِ وَابْنُ أَمَتِهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ، وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ، وَأَنَّ النَّارَ حَقٌّ، أَدْخَلَهُ الله مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةِ شَاءَ» أخرجه الشيخان.

Dari Ubadah bin As-Shamit r.a., bahwasannya Rasulullah saw. bersabda,“Barang siapa yang mengatakan ‘Saya beraksi bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah, Maha Esa yang tidak ada sekutu bagiNya, Muhammad adalah hambaNya dan utusanNya, dan Isa adalah Hamba Allah dan anak laki-laki dari budak perempuanNya, (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Dan sungguh surga dan neraka itu benar (adanya). Sungguh surga dan neraka adalah benar (adanya), maka Allah akan memasukkannya ke pintu-pintu surga manapun yang ada delapan yang ia kehendaki. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Di dalam riwayat-riwayat hadis lain dikatakan bahwa kedelapan pintu surga tersebut memiliki nama-nama khusus. Di antaranya adalah sebagai berikut.

Pertama. Babus Shalat, yakni pintu surga bagi umat Islam yang ahli shalat.

Kedua. Babul jihad, yakni pintu surga bagi umat muslim yang gugur di medan pertempuran membela agama Allah.

Ketiga. Babur rayyan, yakni pintu surga bagi umat Islam yang ahli puasa.

Keempat. Babus shadaqah, yakni pintu surga bagi umat Islam yang ahli shadaqah.

Adapun dalil dari nama-nama keempat pintu surga tersebut adalah hadis riwayat Abu Hurairah r.a.

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «مَنْ أَنْفَقَ زَوْجَيْنِ فِي سَبِيلِ اللهِ نُودِيَ مِنْ أَبْوَابِ الجَنَّةِ: يَا عَبْدَ اللهِ هَذَا خَيْرٌ، فَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّلاةِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الصَّلاةِ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الجِهَادِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الجِهَادِ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصِّيَامِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الرَّيَّانِ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّدَقَةِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الصَّدَقَةِ  (رواه البخاري).

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang menginfakkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga. ‘Wahai hamba Allah (kemarilah) ini lebih baik (bagimu).’ Lalu barang siapa yang termasuk ahli shalat, maka ia akan dipanggil dari babus shalat (pintu shalat). dan siapa yang termasuk ahli jihad, maka ia akan dipanggil dari babul jihad (pintu jihad), siapa yang termasuk ahli puasa, maka ia akan dipanggil dari babur rayyan (pintu kesegaran), dan barang siapa yang termasuk ahli shadaqah, maka ia akan dipanggil dari babus shadaqah (pintu shadaqah). (HR. Al-Bukhari)

Kelima. Babul aiman (pintu yang paling kanan dari surga), yakni pintu bagi umat Islam yang tidak dihisab amalnya. Hal ini didasari pada hadis riwayat Abu Hurairah tentang syafaat Nabi saw. yang diberikan Allah swt.

«فَيُقَالُ: يَا مُحَمَّدُ، أَدْخِلْ مِنْ أُمَّتِكَ مَنْ لَا حِسَابَ عَلَيْهِمْ مِنَ البَابِ الأَيْمَنِ مِنْ أَبْوَابِ الجَنَّةِ، وَهُمْ شُرَكَاءُ النَّاسِ فِيمَا سِوَى ذَلِكَ مِنَ الأَبْوَابِ. رواه البخاري.

“Lalu dikatakan, “Wahai Muhammad, masukkanlah dari umatmu orang yang tidak ada hisab bagi mereka ke babul aiman dari salah satu pintu surga, mereka bersama dengan manusia pada selain pintu itu.” (HR. Al-Bukhari)

Keenam. Babul kadhiminal ghaidha wal afina anin nas, yakni pintu surga bagi umat Islam yang mampu menahan emosinya dan memaafkan orang lain. Hal ini didasari dari riwayat Imam Ahmad di dalam kitab Musnadnya dari Hasan secara mursal

«إِنَّ للهِ بَابًا فِي الْجَنَّةِ لَا يَدْخُلُهُ إِلَّا مَنْ عَفَا عَنْ مَظْلمَةٍ»

Sungguh Allah memiliki satu pintu di dalam surga yang tidak ada orang yang memasukinya kecuali orang yang memaafkan suatu kedzaliman.

Adapun nama-nama pintu selanjutnya, yakni ketujuh dan kedelapan ulama masih berbeda pendapat. Imam Nawawi di dalam Syarh Muslim mengutip pendapat Al-Qadhi Iyadh, beliau berkata, “Disebutkan di dalam hadis lainnya tentang nama-nama surga yang ada delapan, yakni babut taubah (pintunya orang yang bertaubat), babul kadhiminal ghaidha wal afina anin nas, babur radhin (pintunya orang yang ridha), dan ada pula tujuh pintu yang disebutkan dalam hadis-hadis lainnya, selain itu ada hadis tentang tujuh puluh ribu orang yang masuk surga dengan tanpa dihisab, mereka masuk surga dari babul aiman (pintu paling sebelah kanan), mungkin inilah pintu yang kedelapan.”

Imam Ibnu Hajar di dalam kitab Fathul Bari mengatakan bahwa pintu-pintu lainnya adalah babul kadhiminal ghaidha wal afina anin nas, babul aiman yakni pintunya orang yang bertawakkal yang memasukinya adalah orang yang tidak dihisab dan disiksa. Dan kemungkinan lainnya adalah babudz dzikr (pintu bagi umat Islam yang ahli dzikir), dan kemungkinan lagi adalah babul ilmi (pintu ilmu). Kemungkinan ini berarti bahwa pintu-pintu yang yang dimaksud adalah pintu-pintu surga yang asli, hal ini disebabkan karena amal-amal shalih itu lebih dari delapan.

Dengan demikian, bahwa pintu surga itu aslinya ada banyak. Tidak hanya delapan. Kemungkinan semua orang itu akan memasuki pintunya masing-masing sesuai dengan amal shalih yang ia dawamkan atau istiqamahkan. Bagi yang mendawamkan shalat, maka ia akan masuk di pintu shalat, bagi yang mendawamkan puasa maka ia akan masuk di pintu rayyan, begitu pula dengan amal-amal shalih lainnya. Hanya saja yang ada riwayatnya adalah delapan nama pintu surga sebagaimana tersebut di atas. Meskipun nama surga yang ketujuh dan kedelapan masih diperselisihkan ulama. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

(Diolah dari website Darul Ifta’ Al-Misriyyah dengan judul Asma’u Abwabil Jannah)

6 KOMENTAR

  1. TINGGAL CARA MASUK SORGANYA BAGAIMANA. COBA KLIK ” SORGA BAGAIMANA MERAIHNYA TANPA DICUCI DINERAKA LEBIH DULU ” DG DALIL-2 AQLI DAN NAQLI

  2. TINGGAL CARA MASUK SORGANYA BAGAIMANA. COBA KLIK ” SORGA BAGAIMANA MERAIHNYA TANPA DICUCI DINERAKA LEBIH DULU ” DG DALIL-2 AQLI DAN NAQLI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here