Nama Asli Abu Jahal; Orang yang Benci Dakwah Nabi

0
15

BincangSyariah.Com – Termasuk tokoh yang sangat menentang terhadap dakwah Nabi Saw adalah Abu Jahal. Ia adalah tokoh utama yang menentang dakwah Nabi Saw di Makkah pada saat awal kemunculan Islam. Dalam kitab-kitab sirah disebutkan bahwa dia juga adalah orang yang selalu berusaha menyiksa Nabi Saw dan telah banyak menyiksa kaum muslimin. (Baca: Tafsir Surat Yasin [36] 7-9: Kisah Tokoh Makkah yang Hendak Mencelakai Nabi Muhammad)

Nama aslinya adalah Amr bin Hisyam bin Al-Mughirah bin Abdillah bin Amr bin Makhzum bin Yaqdzhah bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Jami’ul Masanid wa Al-Sunan berikut;

واسم ابي جهل هو عمرو بن هشام بن المغيرة بن عبد الله بن عمرو بن مخزوم بن يقظة بن مرة بن كعب بن لؤي بن غالب

Nama Abu Jahal Amr bin Hisyam bin Al-Mughirah bin Abdillah bin Amr bin Makhzum bin Yaqdzhah bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib.

Banyak kaum muslimin yang menduga bahwa Abu Jahal adalah paman Nabi Saw. Berdasarkan silsilah nasab ini, dapat diketahui bahwa Abu Jahal bukan paman Nabi Saw. Ia hanya sepupu jauh dengan Nabi Saw. Mereka berdua (Nabi Saw dan Abu Jahal) bertaut nasabnya pada kakek buyut yang sama, yakni Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib.

Murrah bin Ka’ab memiliki tiga putra, yaitu Kilab, Taim, dan Yaqdzah. Dari Yaqdzah lahirlah Makhzum, yang kemudian dikenal dengan Bani Makhzum, suku Amr bin Hisyam. Dari Kilab lahir Qushay, keturunannya adalah Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushay. Bani Hasyim adalah suku Nabi Saw.

Menurut para ulama, sebelum dijuluki Abu Jahal, ia memiliki nama panggilan Abu Al-Hakam, atau bapak kebijaksanaan. Ini disebabkan karena dia dikenal di Mekah dan di kalangan Quraisy dengan kecerdasan dan ketepatan pendapatnya. Dalam berbagai majelis musyawarah, meskipun masih muda, dia kerap kali menjadi tumpuan untuk menyelesaikan sebuah perkara karena kebaikan pendapatnya.

Namun setelah Nabi Saw mendakwahkan agama Islam, Abu Al-Hakam diberi panggilan Abu Jahal, atau bapak kebodohan, oleh Nabi Saw. Ini tidak lain selain karena dia telah membunuh Sumaiyah binti Khayyath dengan tombak yang dimasukkan ke dalam kemaluannya sampai mati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here