Nabi Larang Anak-Anak Keluar Rumah Waktu Magrib, Apakah karena Ada Makhluk Halus?

0
2772

BincangSyariah.Com – Sebagian orangtua kita seringkali melarang anaknya bermain di waktu menjelang Magrib. Bahkan sebagian orangtua kita mencari anaknya bila menjelang waktu Magrib tersebut anaknya tidak kunjung pulang ke rumah. “Nanti ada wewe gombel, atau nini gombel,” begitu peringatan ibu-ibu pada anaknya yang masih bermain menjelang waktu Magrib.

Tradisi melarang bermain pada waktu sore hari menjelang Magrib tersebut ternyata terdapat dalam sabda Nabi saw. yang diriwayatkan dari sahabat Jabir ra. sebagaimana berikut:

إِذَا اسْتَجْنَحَ اللَّيْلُ، أَوْ قَالَ: جُنْحُ اللَّيْلِ، فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ تَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنَ العِشَاءِ فَخَلُّوهُمْ، وَأَغْلِقْ بَابَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ (صحيح البخاري).

Ketika waktu malam tiba, laranglah anak-anakmu (keluar rumah), karena setan itu berinteraksi dan bertebaran pada waktu itu. Ketika waktu Isya sudah lewat, maka kalian boleh membiarkan mereka bermain. Tutuplah pintu Anda sambil berzikir pada Allah Swt. (HR. Bukhari).

Dalam hadis ini dijelaskan bahwa menjelang malam tiba itu anak-anak dilarang ke luar rumah, dan dianjurkan untuk menutup pintu rumah. Dalam hitungan waktu berdasarkan bulan hijriah atau kamariah, awal malam itu berarti adalah waktu menjelang Magrib tiba. Karena itu, wajar bila tradisi masyarakat di daerah-daerah melarang anak-anaknya keluar pada waktu Magrib.

Mengapa pada waktu tersebut anak-anak dilarang keluar? Imam Ibnu Hajar mengutip pendapat Imam Ibnul Jauzi berikut ini:

إِنَّمَا خِيفَ عَلَى الصِّبْيَانِ فِي تِلْكَ السَّاعَةِ لِأَنَّ النَّجَاسَةَ الَّتِي تَلُوذُ بِهَا الشَّيَاطِينُ مَوْجُودَةٌ مَعَهُمْ غَالِبًا وَالذِّكْرُ الَّذِي يَحْرُزُ مِنْهُمْ مَفْقُودٌ مِنَ الصِّبْيَانِ غَالِبًا وَالشَّيَاطِينُ عِنْدَ انْتِشَارِهِمْ يَتَعَلَّقُونَ بِمَا يُمْكِنهُمُ التَّعَلُّقُ بِهِ فَلِذَلِكَ خِيفَ عَلَى الصِّبْيَانِ فِي ذَلِكَ الْوَقْتِ وَالْحِكْمَةُ فِي انْتِشَارِهِمْ حِينَئِذٍ أَنَّ حَرَكَتَهُمْ فِي اللَّيْلِ أَمْكَنُ مِنْهَا لَهُمْ فِي النَّهَارِ لِأَنَّ الظَّلَامَ أَجْمَعُ لِلْقُوَى الشَّيْطَانِيَّةِ مِنْ غَيْرِهِ وَكَذَلِكَ كُلُّ سَوَادٍ.

Baca Juga :  Ibn Hazm Mengaji pada Perempuan

Alasan anak-anak (dilarang keluar) pada waktu tersebut karena dikhawatirkan terjadi sesuatu, karena setan biasanya berlindung di najis (yang menempel) anak-anak. Zikiran yang melindungi anak-anak juga biasanya tidak ada. Sementara itu, setan itu suka menempel sesuatu yang mudah ditempelinya. Karena itu, dikhawatirkan terjadi sesuatu pada anak-anak pada waktu tersebut. Alasan setan itu keluar pada waktu tersebut karena pergerakan mereka pada malam hari itu lebih nyaman bagi mereka daripada di siang hari, karena waktu malam dan begitupun setiap tempat itu lebih menguatkan energi setan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here