Motivasi Muadz bin Jabal untuk Penuntut Ilmu

0
14

BincangSyariah.Com – Menuntut ilmu adalah suatu hal wajib bagi setiap Muslim. Banyak sekali hadis Rasulullah saw yang menyinggung perihal menuntut ilmu, baik tentang hukumnya maupun keutamaannya. Salah satu hadis beliau yang memerintahkan menuntut ilmu adalah hadis masyhur yang diriwayatkan dari Anas bin Malik;

 طلب العلم فريضة على كل مسلم

 “Menuntut Ilmu merupakan suatu kewajiban bagi setiap Muslim” (H.R. Ibnu Majah)

Di samping itu, Muadz bin Jabal yang merupakan salah seorang sahabat Rasulullah saw menyebutkan dalam kalam hikmahnya tentang keutamaan penuntut ilmu.

Adapun kalam hikmah Muadz bin Jabal itu sebagaimana riwayat dari Raja’ bin Haiwah, dari Muadz bin Jabal, dia berkata:

“Pelajarilah Ilmu, karena menuntut ilmu yang berdasarkan karena Allah itu akan menimbulkan rasa takut kepada Allah. Mencari ilmu merupakan ibadah. Mengingat-ingatnya adalah sama dengan bertasbih. Mengkajinya merupakan suatu jihad, mengajarkannya kepada orang yang tidak tahu merupakan suatu sedekah.

Ilmu adalah rambu-rambu halal dan haram. Ilmu merupakan menara ahli surga, pendamping saat sepi, teman dalam keterasingan, pembicara dalam dalam kesendirian, pemandu dalam keadaan susah dan senang, senjata saat melawan musuh, agama bagi orang-orang yang mulia.

Dengan ilmu, Allah mengangkat banyak kaum dan menjadikan mereka pemimpin kebajikan. Jejak mereka diikuti, perbuatan mereka diteladani, pendapat mereka dipegangi. Para Malaikat senang berada di tengah- tengah mereka, sayapnya mengusap mereka.

Setiap yang kering dan yang basah akan memohon ampun untuk mereka, hingga ikan- ikan di laut dan binatang- binantang lainnya, sampai kepada burung pemangsa dan hewan ternak. Ilmu adalah penghidup mati dari kebodohan, lentera batin dari kegelapan. Dengan Ilmu, manusia mencapai tingkatan tertingi di dunia dan di akhirat.

Mentafakkuri ilmu itu sebanding dengan puasa, mengakaji ilmu sama dengan bangun malam. Dengan ilmu tersambung silaturrahim, dan yang halal dibedakan dengan yang haram. Ilmu adalah pemandu bagi orang-orang yang beramal, sedangkan amal mengikutinya, hanya orang-orang beruntung yang diilhami ilmu, sedangkan orang yang celaka tidak diilhami ilmu. (Baca: Doa Ini Diajarkan Nabi pada Muadz Agar Terbebas dari Utang Menggunung)

Itulah deretan keutamaan Ilmu yang merupakan motivasi Muadz bin Jabal untuk penuntut Ilmu yang dapat kita temui dalam kitab Hilyatul Auliya’ karangan Abu Nu’aim Al Ashfahani. Semoga kita termasuk umat Rasulullah saw yang selalu bersemangat dalam menggali ilmu di manapun dan kapanmu kita berada. Amiin ya Rabbal ‘Alamin…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here