Anda Pernah Mimpi Menangis? Ini Tafsirnya Menurut Ulama

0
10928

BincangSyariah.ComMimpi merupakan sesuatu yang terlihat atau dialami dalam tidur. Ibnu Sirin dalam kitabnya Muntakhabul Kalam fii Tafsiril Ahlam menjelaskan bahwa mimpi terbagi menjadi dua. Mimpi haqq dan mimpi bathil. Mimpi haq adalah mimpi yang dialami oleh seseorang dalam keadaan pembawaan dan cuaca yang stabil, tidur tanpa beban pikiran, tidak sedang berangan-angan sesuatu yang dimimpikan, serta tidak tidur dalam keadaan haid atau junub. Sedangkan mimpi bathil adalah mimpi yang didahului dengan bisikan jiwa, keinginan serta angan-angan akan sesuatu yang dimimpikan dan hal tersebut tidak butuh terhadap penafsiran.

Tidak jarang di antara kita pernah menangis di dalam mimpi. Lantas bagaimana penafsiran mimpi tersebut? Mengutip pendapat Ibnu Sirin bahwa tafsir mimpi menangis adalah sebagaimana berikut.

فحكي عن ابن سيرين أنه قال: البكاء في المنام قرة عين وإذا اقترن بالبكاء النوح والرقص لم يحمد. فإن رأى كأنه مات إنسان يعرفه، وهو ينوح عليه ويعلن الرنة فإنه يقع في نفس ذلك الذي رآه ميتا وفي عقبة مصيبة أو هم شنيع.

“Menangis dalam mimpi  merupakan penyejuk mata, namun apabila tangisnya disertai dengan ratapan atau tarian hal itu tidak baik. Apabila ia bermimpi seakan orang yang ia kenal meninggal dan dia meratapinya serta memperdengarkan suara sedihnya maka orang yang dimimpikan tersebut akan terkena musibah dan ditimpa kesedihan.”

Selain itu dalam kitab tersebut juga dijelaskan bahwa apabila seseorang bermimpi melihat orang-orang meratapi kematian seorang pemimpin, menyobek-nyobek dan menaburkan debu di atas kepalanya maka pemimpin tersebut berbuat zalim dalam pemerintahannya.

Apabila ia bermimpi seorang pemimpin meninggal sedangkan orang-orang di sekitarnya menangis dengan tanpa ratapan dan jeritan maka mereka seakan melihat suatu kebahagiaan yang ada pada pemimpin tersebut. Dan ketika bermimpi seorang pemimpin meninggal dan orang-orang menyebutnya dengan kebaikan-kebaikan maka pemimpin tersebut baik dalam kepemimpinannya.

Baca Juga :  Jejak Salafus Shalih yang Menggetarkan Hati

An-Nabulsi juga berpendapat bahwa mimpi menangis yang disertai teriakan, tamparan, memakai baju hitam serta merobek saku menunjukkan kepada kesedihan. Apabila tangis tersebut karena takut kepada Allah, mendengar bacaan al-Quran, penyeselan atas dosa yang telah dilakukan menunjukkan kepada kebahagiaan dan hilangnya kesedihan serta kesusahan serta menunjukkan bukti ketakutan ia kepada Allah.

Mimpi tersebut juga bisa diartikan akan turun hujan bagi tempat yang sudah lama tidak turun hujan. Terkadang mimpi menangis juga diartikan dengan panjang umur serta tambahan ketauhidan jika disertai dengan membaca tasbih atau tahlil sebagaimana ditulis dalam kitabnya Tafsirul Ahlam.

Wallahu Ta’ala A’lam bis Showab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here