Mimpi Melihat Bulan: Antara Pertanda Baik dan Buruk

7
43191

BincangSyariah.Com – Sampai sekarang, bulan masih meninggalkan banyak misteri bagi umat manusia. Tapi yang pasti bulan merupakan benda yang terlihat paling terang setelah matahari dan keindahannya sering dijadikan perumpamaan bagi para penyair. Nah, Jika kita bermimpi melihat bulan dalam tidur, adakah maknanya?

Mimpi bisa saja menjadi sebuah pertanda atau hanya sekedar bunga tidur saja bagi pemiliknya. Karena itu banyak orang yang mencoba menafsirkan mimpi, salah satunya Ibnu Shirin Kitabnya Tafsir al-Ahlam. Dan Abdul Ghani al-Nalbusi dalam kitab Mu’jam Tafsir al-Ahlam, merupakan penjelasan dari kitab Ibnu Shirin, yang disusun berdasarkan huruf abjad.

Menurut Ibnu Shirin, bulan diibaratkan sebagai cerminan sosok seorang raja. Barang siapa yang bermimpi melihat bulan di hadapannya, atau di dalam ruangan, atau di atas telapak tangannya, maka itu merupakan pertanda bahwa orang tersebut akan menikahi seseorang yang memiliki karisma seterang dan seindah bulan, baik laki-laki atau perempuan.

Dan jika yang memimpikannya adalah perempuan yang hamil, bisa jadi pertanda anak dalam kandungannya adalah laki-laki. Kecuali bersamaan dalam mimpi tersebut ada pertanda yang menunjukkannya sebagai bayi perempuan, seperti ia melihat bulan di balik kain penghalang dan sebagainya.

Namun melihat bulan dalam mimpi tidak selalu berarti baik. Ibnu Shirin kemudian menyebutkan bahwa Aisyah juga pernah memimpikan hal serupa. Suatu ketika ia bermimpi ada tiga bulan yang jatuh ke dalan kamarnya. Kemudian beliau bercerita kepada Ayahnya, Abu Bakar ra.

Mendengar hal tersebut, Abu Bakar kemudian mengatakan, “jika benar mimpi mimpi tersebut maka di dalam kamarmu ini akan dikubur tiga orang yang paling mulia di muka bumi.”

Pernah pula suatu ketika Ibnu Abbas bermimpi bulan tiba-tiba terangkat dari bumi dan hilang di langit. Kemudian ia menceritakan mimpinya itu kepada Rasulullah. Beliau menjawab, “Itu adalah anak pamanmu.” Yaitu beliau sendiri, Muhammad Saw.

Baca Juga :  “Hadis-hadis” Tasawuf dalam Puisi Hamzah Fansuri

Jadi jika bulan yang dilihat dalam mimpi menghilang, pertanda bahwa sesuatu yang baik telah hilang atau berlalu. Sebaliknya, jika melihatnya muncul, pertanda hal baik akan datang.

Selain dari bagaimana keadaan bulan saat terlihat dalam mimpi, Abdul Ghani al-Nalbusi menambahkan, mimpi melihat bulan juga bisa dilihat dari waktu bermimpi. Jika mimpi terjadi bertepatan dengan periode dimana bulan nampak dari bumi maka mimpi tersebut adalah pertanda baik. Namun jika melihatnya bukan pada waktu dimana bulan terlihat, maka mimpi tersebut bukan pertanda baik.

7 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here