Menurut Mazhab Kami Atau Mazhab Kalian?

0
449

BincangSyariah.Com – Imam Syafi’i sudah ingatkan Imam Ahmad untuk tidak “coba-coba” kepada Syaiban al-Ra’i saat sowan nanti. Namun Imam Ahmad masih saja penasaran. “Sungguh akan kutanya Syaiban, lalu kulihat bagaimana kira-kira dia menjawab..”
***
Di hadapan Syaiban, Imam Ahmad mulai mengajukan pertanyaannya:
“Bagaimana menurut Anda, bila ada orang yang salat empat rakaat dan lupa dua rakaat, apa yang harus dia perbuat?”

“Menurut mazhabku atau mazhab kalian?” jawab Syaiban tenang.

“Lho, ada dua mazhab ya?”

“Ya. Menurut mazhab kalian (fikih), orang tersebut harus salat dua rakaat lagi lalu sujud sahwi. Sementara menurut mazhab kami (sufi), orang itu tidak konsentrasi. Karenanya, ia harus menghukum hatinya supaya tidak mengulanginya kembali!”
***
“Bagaimana pendapatmu tentang orang yang memiliki empat puluh ekor kambing dan telah sampai haul; zakat yang harus ia keluarkan?” tanya Imam Ahmad lagi.

“Menurut mazhab kalian, zakat yang harus dikeluarkan adalah satu ekor kambing. Sedangkan menurut mazhab kami, seorang hamba tidak memiliki apa-apa di hadapan Tuhannya.”
***
Imam Ahmad jatuh pingsan. Sesadarnya, beliau dan Imam Syafi’i pamit pulang.. RadliyaLlah ‘anhum..

*Cerita ini diangkat dari kitab hayatu al-hayawan al-kubra

Baca Juga :  Kegagalan Cinta dalam Pandangan Sufi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here