Menurut Imam al-Ghazali, Ini Empat Sifat Buruk yang Biasa Menjangkit Penghafal Al-Qur’an

0
546

BincangSyariah.Com – Ada empat sifat buruk yang biasa menjangkit penghafal Al-Qur’an. Sejatinya, para penghafal Al-Qur’an dan terutama ulama sudah seharusnya menjadi panutan bagi masyarakat dan berusaha semaksimal mungkin menghindari hal tersebut. Terkait hal ini, terdapat hadis Nabi saw. riwayat Ibnu ‘Amr, ‘Aqbah bin Amir, dan ‘Ashamah bin Malik sebagaimana berikut.

أكْثَرُ مُنافِقِي أُمَّتِي قُرَّاؤُها

Umatku yang paling banyak bersifat munafik itu para penghafal Al-Qur’an (HR Thabrani)

قال الغزالي: أحذر من خصال القراء الأربعة: الأمل والعجلة والكبر والحسد قال وهي علل تعتري سائر الناس عموما والقراء خصوصا ترى القارئ يطول الأمل فيوقعه في الكسل وتراه يستعجل على الخير فيقطع عنه وتراه يحسد نظراءه على ما أتاهم الله من فضله فربما يبلغ به مبلغا يحمله على فضائح وقبائح لا يقدم عليها فاسق ولا فاجر

Imam al-Ghazali mewanti-wanti empat sifat para penghafal Al-Qur’an (yang perlu dihindari), yaitu berangan-angan, terburu-buru, sombong, dan hasud. Inilah penyakit hati yang sering menjangkit manusia secara umum, dan para penghafal Al-Qur’an secara khusus. Anda (barangkali) pernah melihat seorang penghafal yang panjang angan-angan yang menyebabkan malas. Anda juga mungkin pernah melihat bahwa penghafal itu seringkali terburu-buru melakukan kebaikan, tapi justru tidak jadi. Anda pernah melihat penghafal itu merasa hasud pada teman-temannya atas karunia yang Allah berikan, bahkan sampai menjerumuskan pada caci-maki dan celaan-celaan yang bahkan tidak pernah dilakukan orang fasik dan pendosa. 

Imam al-Nawawi bahkan pernah berkata demikian, “Aku tidak takut terhadap non-Muslim zimi. Aku justru takut pada para qari dan ulama.” Orang-orang pun merasa aneh dengan prilaku Imam al-Nawawi. “Bukan aku yang bilang begitu, tapi Imam Ibrahim al-Nakha’i,” sanggah Imam al-Nawawi. Wallahualam

Baca Juga :  Obrolan Ringan dengan Mantan Teroris

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here