Mengenal Mufasir Perempuan di Dunia Islam

1
573

BincangSyariah.Com – Adakah ahli tafsir/mufasir perempuan di dunia Islam? Dalam dunia pentafsiran Alquran, peranan muslimah tentu tidak bisa dikecilkan. Karena faktanya, di antara mereka ada yang menjadi mata rantai keilmuan ini dalam Islam. Dulu pada zaman Sahabat kita mengenal bunda Aisyah ra, salah seorang istri Rasulullah yang turut mengembangkan khazanah keilmuan keislaman dan menjadi salah satu rujukan tafsir oleh para sahabat dan tabi’in.

Kita bersyukur peranan Muslimah sampai saat ini dalam mengembangkan keilmuan tafsir tetap nampak. Setidaknya dari beberapa karya tafsir yang ditulis oleh para Muslimah yang luar biasa ini, dan berikut ini, beberapa mufassirah (mufassir perempuan) yang dikenal dengan karya monumental mereka di bidang tafsir,

1- Sayyidah Nashrat al Amin

Beliau adalah mufassirah pertama yang menghasilkan karya lengkap 30 juz, ahli hadist, dan ahli fiqih, salah satu ulama Syiah yang terkenal pada abad 14 H.
Lahir pada 1308 H dan wafat pada 1403 H. Kitab tafsirnya berjudul,

مخزن العرفان في تفسير القران

Tebalnya 15 jilid. Ramainya pengajian tafsir di rumah beliau setiap Rabu, mengilhami beliau untuk menyusun tafsir yang sesuai dengan kebutuhan jamaahnya yang rata-rata berjumlah 500-an muslimah setiap pengajian. Tafsir ini bercorak tasawuf, ditulis dengan bahasa Persia (bahasa yang digunakan di Iran), dengan menitikberatkan pada penggalian aspek akhlak dan pendidikan dari ayat Alquran.

2- Zaynab Al-Ghazali

Beliau adalah seorang aktivis Mesir, anggota Ikhwanul Muslimin, juga pendiri Asosiasi Wanita Muslim. Lahir tanggal 2 Januari 1917 di Mesir, dan wafat tgl 3 Agustus 2005 di Mesir.
Kitab tafsirnya berjudul:

نظرات في كتاب الله

Tafsir ini bercorak sosial dan berusaha menggabungkan makna ayat dengan hadis-hadis sahih untuk menjawab problematika pemaknaan ayat dan masalah-masalah faktual kehidupan.

Baca Juga :  Membedah Pemikiran Abid Al-Jabiri

Tafsir ini diberi pengantar oleh Guru Besar Tafsir dan Ilmu Al Quran Al Azhar,
Prof Dr. Abdul Hayy al Farmawi (penulis tafsir as Sahl al Mufiid fi Tafsir al Quran al Majid).

2- Sayyidah Nailah Hasyim Shabri

Beliau adalah seorang mujahidah, da’iyah, dan penulis. Beliau juga salah seorang murabithah di tanah suci kaum Muslimin, Al-Quds, Palestina. Beliau istri dari Syaikh Dr. Ikrimah Shabri, Khatib Masjidil Aqsha, mantan Mufti Al Quds dan Kepala “Al Hai’ah Al Islamiyyah Al ‘Ulya” (Lembaga Tinggi Islam) di Al Quds. Kitab tafsirnya berjudul:

المُبصِر لنور الله

Tebalnya mencampai 16 jilid. Tafsir ini menggabungkan metode tafsir bil ma’tsur (mengutamakan penafsiran dengan riwayat-riwayat) dan tafsir bil ijtihad (mengutamakan aspek nalar dalam penafsiran), dengan menitikberatkan pada permasalahan-permasalahan sosial dan pencarian solusinya dari ayat Alquran.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here