Mengenal Hadis Hasan Li Ghairihi

0
1109

BincangSyariah.Com – Mahmud Thahan dalam Taisir Musthalah al-Hadits menjelaskan, hasan li ghairihi adalah hadis dhaif yang memiliki banyak jalur periwayatan, asalkan sebab kedhaifannya bukan karena fasik dan bohongnya perawi.

Dari pengertian di atas, sesungguhnya hadis dhaif berubah derajatnya  menjadi hasan li ghairihi karena dua perkara;

Pertama. Banyak jalur periwayatan yang meriwayatkan hadis tersebut, yang mana kualitasnya sama atau lebih kuat darinya.

Kedua. Jika sebab kedhaifan karena buruknya ingatan perawi atau terputusnya sanad atau para periwayat hadis tersebut tidak ditemukan informasi tentangnya.

Mahmud Thahan menjelaskan, hadis hasan lighairihi termasuk hadis maqbul dan boleh dijadikan hujjah atau landasan hukum. Akan tetapi derajat hadis hasan li ghairihi lebih rendah dari hasan li dzatihi. Maka dari itu jika hasan li ghairihi bertentangan dengan hasan li dzatihi maka yang lebih diutamakan adalah hasan li dzatihi.

Contoh hadis hasan li ghairihi di antaranya;

عن شعبة عن عاصم بن عبيد الله عن عبد الله بن عامر بن ربيعة عن أبيه أن إمرأة من بني فزارة تزوجت على نعلين، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أرضيت من نفسك ومالك بنعلين؟ قالت: نعم، فأجاز

Dari Syu’bah dari ‘Ashim bin Ubaidillah bin ‘Amir bin Rabi’ah dari ayahnya sesungguhnya seorang perempuan dari bani Fazarah menikah dengan mahar sepasang sendal. Maka Rasulullah Saw bersabda, “Apakah engkau ridha atas dirimu dan hartamu dengan mahar sepasang sepatu?” Dia menjawab, “Iya” Maka beliau membolehkannya. (HR. Tirmizi)

‘Ashim perawi yang dhaif sebab daya ingatnya jelek, tapi Imam Tirmizi menghasankan hadis di atas sebab ada satu sanad dari jalur lainnya. Yaitu terdapat dalam bab lain, riwayat dari Umar bin Khathab, Abu Hurairah, Siti Aisyah dan Abu Hadrad.

Baca Juga :  Pendapat Ulama Mengenai Keberadaan Nabi Perempuan

Wallahu’alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here