Mengenal Grand Mufti Syekh Ali Jum’ah

1
2016

BincangSyariah.Com – Nama lengkap beliau adalah Abu Jundah Nuruddin Ali bin Jum’ah bin Muhammad bin Abdul Wahhab bin Salim bin Abdullah bin Sulaiman. Ulama bermadzhab fiqih Syafii dan bermadzhab aqidah Asy’ari ini lahir di kota Bani Suef, Senin 7 Jumadal Akhir 1371 H./3 Maret 1952 M.

Beliau terlahir dari keluarga yang terhormat. Ibunya yang beranama Fathiyah Hanim binti Ali bin ‘Id dikenal sebagai perempuan yang berakhlak baik. Ayahnya, Syekh Jum’ah bin Muhammad adalah seorang ahli Fiqih lulusan Fakultas Hukum Universitas Kairo.

Syekh Ali Jum’ah dibesarkan dengan didikan orang tua yang mengajarkan tentang ilmu dan taqwa, serta akhlak dan kemuliaan. Sejak kecil, beliau terbiasa dengan banyaknya buku di perpustakaan ayahnya. Bahkan hingga saat ini banyak dari buku warisan ayahnya masih tersimpan dengan baik di perpustakaan pribadi beliau.

Beliau mendapatkan ijazah madrasah ibtidaiyyah pada 1963 M. dan mendapatkan ijazah madrasah tsanawiyyah pada tahun 1966 M. di Kota Bani Suef. Setelah itu, beliau berpindah ke kota Kairo. Pada tahun 1969 M. beliau tamat di jenjang pendidikan madrasah aliyah sekaligus menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Dan pada bulan Mei 1973, beliau mendapatkan gelar sarjana di Fakultas Perdagangan Universitas ‘Ainu Syams.

Setelah itu, beliau belajar di Al-Azhar. Di sana beliau bertemu dengan para guru dan masyayikh. Kepada merekalah beliau menghafal beberapa kitab ilmu-ilmu dasar, seperti kitab Tuhfatul Athfal, Alfiyah Ibn Malik, Al-Rahabiyah, Al-Ghayah wa Al-Taqrib, Al-Mandzumah Al-Baiquniyah, dan beberapa ilmu dasar lainnya. Kitab-kitab tersebut menjadi batu loncatan beliau dalam melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Pada tahun 1979, beliau mendapat gelar sarjana dari Fakultas Dirasat Islamiyyah wa Al-‘Arabiyyah Universitas Al-Azhar Kairo. Kemudian, beliau melanjutkan pendidikannya di pascasarjana  Universitas Al-Azhar Kairo Fakultas Syariah wa Al-Qanun dengan spesifikasi Ushul Fiqh hingga mendapat gelar Master pada tahun 1985 dengan predikat cum laude.

Baca Juga :  Kisah Nabi Menggadaikan Baju Perangnya Kepada Non Muslim

Pada tahun 1988, beliau mendapatkan gelar Doktor pada bidang yang sama dari universitas yang sama pula dengan predikat tsumma cum laude. Di samping itu, beliau juga selalu menghadiri majelis ilmu di Masjid Al-Azhar untuk mempelajari berbagai cabang ilmu dari pengajian di sana.

Pada tahun 2003-2013, beliau menjadi Grand Mufti Republik Arab Mesir. Beliau juga menjadi anggota Majma’ Al-Buhuts Al-Islamiyyah mulai tahun 2004 hingga sekarang, anggota Majma’ Al-Fiqih dalam mu’tamar Islam di Jeddah, Guru Besar Ushul Fiqih kuliah Dirasat Islamiyyah wal Arabiyyah lil Banin Universitas Al-Azhar, anggota Muktamar Fiqih Islam di India dan Sekjen Haiah Kibar Ulama (Dewan Ulama Senior Al-Azhar).

Demikianlah biografi singkat salah satu ulama terkemuka di Mesir, Syekh Ali Jum’ah. Semoga kita dapat meneladani kegigihan beliau dalam mencari ilmu. Karena berdasarkan keterangan di atas, setelah lulus Sarjana di bidang perdagangan, beliau kuliah lagi, belajar dari dasar tentang agama Islam hingga mendapatkan gelar Doktor, lalu mengabdikan dirinya sebagai pakar Fiqih. Sehingga beliau diangkat menjadi ulama ahli fatwa.  Wa Allahu A’lam bis Shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here