Mengapa Ulama Merutinkan Baca Surah Al-Waqi‘ah untuk Kelancaran Rezeki? Ini Penjelasan Imam al-Ghazali

2
2940

BincangSyariah.Com – Sudah maklum dalam tradisi masyarakat Indonesia, baik orang awam maupun ulama, mengenai rutinitas pembacaan surah Al-Waqi‘ah sebagai wasilah diperlancar rezeki untuk kehidupan sehari-hari. Bahkan menurut Imam al-Baihaqi, sebagaimana dikutip oleh Syekh al-Munawi dalam Faidhul Qadir, sahabat Ibnu Masud itu menyuruh putri-putrinya merutinkan pembacaan surah al-Waqi‘ah setiap malam.

Bahkan sahabat Ibnu Masud pernah dicemooh karena tidak meninggalkan sepeserpun harta untuk anak-anaknya. “Aku tak meninggalkan harta untuk mereka, tapi aku cukup membekali mereka dengan surah al-Waqi‘ah,” tutur sahabat Ibnu Masud. Mengapa seakan-akan ulama menganjurkan membaca surah al-Waqi‘ah tetapi untuk tujuan duniawi, yaitu memperbanyak atau memperlancar rezeki. Syekh al-Munawi mengutip pendapat imam al-Ghazali demikian.

وقال الغزالي: سألت بعض مشايخنا عما يعتاده أولياؤنا من قراءة سورة الواقعة في أيام العسرة أليس المراد به أن يدفع الله به الشدة عنهم ويوسع عليهم في الدنيا فكيف يصح إرادة متاع الدنيا بعمل الآخرة؟ فأجاب بأن مرادهم أن يرزقهم قناعة أو قوتا يكون لهم عدة على عبادته وقوة على دروس العلم وهذا من إرادة الخير لا الدنيا

Al-Ghazali bercerita, “Saya pernah bertanya pada sebagian guru-guru kami mengenai surah al-Waqi‘ah yang seringkali dibaca oleh para wali-wali saat keadaan sulit. Mereka berharap agar Allah menghilangkan kesusahan mereka dan menjembarkan rezeki mereka. Bukankah sama saja itu mengharapkan perkara duniawi dengan semata dengan embel-embel amalan akhirat?” Para guru imam al-Ghazali menjawab, “Tujuan mereka membaca surah al-Waqi‘ah itu agar diberikan rasa qanaah atau sangu untuk melaksanakan ibadah, dan kekuatan untuk mengajar. Ini adalah tujuan yang baik, bukan semata duniawi.

Dari penjelasan ini kita dapat menangkap pesan utama dari perkataan imam al-Ghazali, yaitu setiap apapun amal perbuatan yang kita kerjakan tujukanlah untuk kepentingan akhirat. Misalnya, seseorang yang belum punya rumah, kemudian ia rutin membaca surah al-Waqi‘ah agar diberikan kemudahan membeli rumah. Ini niat yang baik bila misalnya ia kaitkan dengan tujuan agar keluarganya bisa hidup nyaman dan layak. Wallahualam.

Baca Juga :  Enam Alasan Perbuatan yang Ditinggalkan Nabi Belum Tentu Haram (Bagian 1)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here