Jika Haram, Mengapa Babi Diciptakan?

13
17603

BincangSyariah.Com – Ulama sepakat terhadap haramnya daging babi dan seluruh bagian dari tubuhnya. Bahkan dalam Ahkam Al-Qur’an disebutkan bahwa lemak babi pun haram hukumnya. Sebagaimana Allah berfirman dalam QS Annahl ayat 115:

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Lebih jelasnya lagi, Ibnu Katsir mengatakan dalam Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzhim bahwa memakan daging babi diharamkan, baik yang mati secara disembelih ataupun mati dalam keadaan tidak wajar. Lemak babi juga haram, sebagaimana haram atas dagingnya. Karena penyebutan daging dalam ayat tersebut disebutkan secara global (aghlabiyah), dan hukumnya diambil dengan jalan analogi (qiyas).

Banyak kelompok di luar Islam menanyakan alasan kenapa babi diharamkan. Kita sebagai orang beriman yang bijak, hendaknya tetap patuh dengan kebijakan yang telah Allah buat. Mengingat firmah Allah QS Annur ayat 51:

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. “Kami mendengar, dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

Seyogyanya manusia yang tidak harus mengetahui hikmah yang terkandung dari apa yang dilakukan Allah. Manusia hanya berkewajiban untuk membenarkan dan beriman kepada Allah. Dialah yang mengetahui mana yang terbaik untuk ciptaannya. Oleh karena itu, cukuplah kita percaya jika sesuatu dilarangan oleh Allah, maka ia pasti mengandung bahaya (madharat) bagi kita. Allah berfirman QS Alanbiya ayat 23:

Baca Juga :  Ini Lima Sosok Perempuan Paling Utama dalam Islam

لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ

Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai”.

Namun satu pelajaran yang bisa petik, untuk tidak menjadi seperti babi. Hidupnya yang malas, kotor dan rakus. Begitu joroknya babi, ia sampai memakan kotorannya sendiri. Bahkan makanan yang akan dimakan kadang dikencingi terlebih dahulu sebelum disantapnya. Rakusnya babi bisa dilihat dari sikapnya yang sering memuntahkan makanannya dari perutnya, kemudian dimakan kembali. Demikian itu demi memuaskan kerakusannya.

Minimal dengan adanya babi, mengingatkan manusia untuk tidak malas, hidup bersih dan tidak rakus. Sebagaimana Allah menggunakan babi sebagai perumpamaan kaum terdahulu yang dikutuk karena buruk perbuatannya. Dalam QS Almaidah ayat 60 disebutkan:

قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَٰلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ ۚ أُولَٰئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيل

Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, Yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus”.

Banyak fakta ilmiah yang membuktikan bahwa daging babi berbahaya bagi tubuh manusia. Dari banyaknya pembuktian tersebut, kita semakin mengerti maksud kenapa Allah mengharamkan babi. Di antaranya adalah daging babi merupakan rumahnya cacing pita. Sehingga jika mengomsumsinya memiliki resiko terkena infeksi cacing pita (sistiserkosis).

Selain itu, daging babi juga penyebab utama kanker anus dan kolon. Bisa dilihat dari presentase penderita kanker anus dan kolon meningkat drastis pada negara-negara yang mayoritas penduduknya memakan babi. Terutama di negara-negara Eropa, Amerika, Cina dan India. Sedangkan Negara-negara muslim, persentasenya sangat rendah.

Baca Juga :  Arsitektur Bangunan Masjid Masa Rasulullah

13 KOMENTAR

  1. Assalammualaikum.
    Untk bhaya babi saya alhamdulilah sudah paham tapi yg blm saya paham, judulnya. “Jika haram, mengapa babi di ciptakan?” Yg saya dapat hanya jawaban yg minimal manusia tidak sperti babi. Padahal saat pertama kali saya melihat judul tersebut, saya pikir ada alasan kuat kenapa babi itu haram namun di ciptakan. Saya tidak menentang apapun yg ada di dalam artikel ini, saya jga muslim. Hanya saja saya blm puas krna judul dan isinya bertolak belakang dari awal smpe akhir hanya mmbahas tentang bahaya babi

  2. Jika memakan babi itu haram, kenapa Allah menciptakan babi?

    Moga pertanyaan ini bukan mengetes dan bukan bercanda. Namun benar ingin bertanya.

    Pertanyan itu sama saja maksudnya, kenapa sampai Allah menciptakan sesuatu yang buruk?

    Maka pertanyaan itu sama juga dengan, kenapa Allah menciptakan setan?

    Allah Ta’ala berfirman,

    لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ

    “Allah tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.” (QS. Al-Anbiya’: 23)

    Tentang ayat tersebut, Ibnu Katsir rahimahullah berkata, Allah itu Al-Hakim yang tidak ada yang bisa menentang ketetapan Allah karena kebesaran dan keagungan Allah. Karena Allah menetapkan sesuatu dengan Maha Adil dan penuh kelembutan.
    Makhluk-Nya lah yang ditanya oleh Allah atas apa yang mereka amalkan kelak.

    Surat Al-Anbiya’ ayat 23 menerangkan bahwa setiap muslim tidak mesti mengetahui hikmah dari apa yang dilakukan oleh Allah Ta’ala.
    Manusia hanya punya kewajiban untuk membenarkan dan beriman karena Allah yang lebih mengetahui mana yang terbaik untuk diri kita daripada diri kita sendiri.
    Allah tidak mungkin melarang dan menjauhkan kita dari sesuatu kecuali pasti mengandung mudarat (bahaya) bagi kita.
    Begitu pula Allah tidak mungkin memerintahkan dan mendekatkan kita pada sesuatu kecuali pasti ada kebaikan di dalamnya.

    Nb.
    Bagi yg punya akal sehat saja penjelasan ini dapat dipahami.

  3. Tapi seluruh agama membenci semua yg berkaitan dengan keburukan dan mengharamkan akan hal itu……,,,,,

    Dalam beberapa agama babi itu buruk,

    Tapi seluruh agama setuju narkoba itu buruk, mencuri itu buruk,

    Ibarat karyawan pabrik tiap2 pabrik (tiap2 agama)
    Bos pemilik pabrik pasti tahu mana2 karyawan nya yg berkompeten dan tidak berkompeten, mana2 karyawan yg pantas di pertahankan dan mana2 karyawan tidak di pertahankan

  4. Berikut beberapa fakta soal babi.

    Daging babi bukan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon. Kanker anus disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV), merokok, dan lemahnya imunitas tubuh. Beberapa faktor seperti genetik dan diet mempengaruhi munculnya kanker kolon.

    Babi juga bukan hewan yg kotor. Kebiasaannya berkubang di lumpur adalah untuk membuat kulitnya lembab / menurunkan suhu tubuh karena babi tidak memiliki kelenjar keringat. Banyak hewan lain juga melakukan hal yg sama.

    Kebiaaaan babi memakan kotorannya juga tidak tepat. Babi dan juga kelinci memakan kotorannya hanya untuk bertahan hidup jika dipelihara di lingkungan yg kotor. Babi sama seperti hewan lainnya yg akan bersih jika diternakan secara bersih dan layak.

  5. Berikut beberapa fakta soal babi.

    Daging babi bukan merupakan penyebab utama kanker anus & kolon. Kanker anus disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV), merokok, dan lemahnya imunitas tubuh. Beberapa faktor seperti genetik dan diet mempengaruhi munculnya kanker kolon.

    Babi juga bukan hewan yg kotor. Kebiasaannya berkubang di lumpur adalah untuk membuat kulitnya lembab / menurunkan suhu tubuh karena babi tidak memiliki kelenjar keringat. Banyak hewan lain juga melakukan hal yg sama.

    Kebiaaaan babi memakan kotorannya juga tidak tepat. Babi dan juga kelinci memakan kotorannya hanya untuk bertahan hidup jika dipelihara di lingkungan yg kotor. Babi sama seperti hewan lainnya yg akan bersih jika diternakan secara bersih dan layak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here