Mahar Rasulullah Saat Menikahi Sayyidah Khadijah

1
24

BincangSyariah.Com – Sayyidah Khadijah binti Khuwailid bin Asad merupakan istri pertama Nabi Saw. Menurut kebanyakan para ulama, Nabi Saw menikah dengan Sayidah Khadijah saat usia beliau dua puluh lima tahun, dan usia Sayidah Khadijah empat puluh tahun.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab ‘Umdatu al-Qaari’ Syarh Shahih Al-Bukhari berikut;

قال الزبير: كانت خديجة تدعى في الجاهلية الطاهرة امها فاطمة بنت زائدة بن الاصم والاصم اسمه جندب بن هرم بن رواحة بن حجر بن عبد معيص بن عامر بن لؤي تزوجها رسول الله صلى الله عليه وسلم في خمس وعشرين سنة من مولده في قول الجمهور زقال ابو عمر وكانت اذ تزوجها رسول الله صلى الله عليه وسلم بنت اربعين سنة

Al-Zubair berkata; Siti Khadijah di masa jahiliyah disebut dengan thahirah atau perempuan suci. Ibunya adalah Fathimah binti Za-idah bin Al-Asham, dan Al-Asham namanya adalah Jundub bin Haram bin Rawahah bin Hajar bin Abd Mu’ish bin ‘Amir bin Luay. Rasulullah Saw menikahi Khadijah saat usia beliau dua puluh lima tahun menurut pendapat kebanyakan para ulama. Abu Umar berkata; Sementara Siti Khadijah ketika dinikahi Rasulullah Saw berusia empat puluh tahun.

Adapun mengenai mahar Rasulullah Saw saat beliau menikahi Sayidah Khadijah, sebagaimana disebutkan oleh Husain Al-Nuri dalam kitab Mustadrak Al-Wasail wa Mustanbad Al-Masail, adalah empat ribu dinar emas, seratus unta berkualitas, sepuluh perhiasan dan dua puluh delapan budak. Husain Al-Nuri berkata sebagai berikut;

وَ هُوَ قَدْ خَطَبَهَا مِنْ أَبِيهَا خُوَيْلِدٍ عَلَى مَا تُحِبُّ مِنَ الْمَالِ ثُمَّ نَهَضَ وَرَقَةُ ، وَ كَانَ إِلَى جَانِبِ أَخِيهِ خُوَيْلِدٍ وَ قَالَ : يَزِيدُ مَهْرُهَا الْمُعَجَّلُ دُونَ الْمُؤَجَّلِ أَرْبَعَةَ آلَافِ دِينَارٍ ذَهَباً ، وَ مِائَةَ نَاقَةٍ سُودِ الْحَدَقِ حُمْرِ الْوَبَرِ ، وَ عَشْرَ حُلَلٍ ، وَ ثَمَانِيَةً وَ عِشْرِينَ عَبْداً وَ أَمَةً ، وَ لَيْسَ ذَلِكَ بِكَثِيرٍ عَلَيْكُمْ . قَالَ لَهُ أَبُو طَالِبٍ : رَضِينَا بِذَلِكَ . فَقَالَ خُوَيْلِدٌ : قَدْ رَضِيتُ ، وَ زَوَّجْتُ خَدِيجَةَ بِمُحَمَّدٍ صلى الله عليه و آله فَقَبِلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه و آله عَقْدَ النِّكَاحِ

Abu Thalib melamar Sayidah Khadijah kepada bapaknya, Khuwailid, berdasarkan mahar yang dikehendaki oleh Sayidah Khadijah. Kemudian waraqah berdiri di samping saudaranya, Khuwailid, sambil berkata; Mahar Khadijah yang disegerakan, bukan ditunda, adalah empat ribu dinar emas, seratus unta yang matanya hitam dan bulunya merah, sepuluh perhiasan, dan dua puluh delapan budak, dan itu tidak banyak bagi kalian. Abu Thalib berkata kepada Waraqah; Kami ridha dengan mahar itu. Khuwailid kemudian berkata; Aku ridha dan aku menikahkan Khadijah dengan Muhammad Saw, dan beliau menerima akad nikah tersebut.

Sementara dalam satu riwayat yang bersumber dari Ibn Hammad disebutkan bahwa mahar Rasulullah Saw saat menikahi Sayidah Khadijah adalah dua belas uqiyah emas. Riwayat ini juga disebutkan oleh Husain Al-Nuri dalam kitab Mustadrak Al-Wasail wa Mustanbad Al-Masail berikut;

وَ عَن ابن حماد أنه قال : بلغني أن رسول الله صلى الله عليه و آله تزوج خديجة على اثنتي عشرة أوقية ذهباً

Dari Ibnu Hammad, dia berkata; Telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah Saw menikahi Sayidah Khadijah dengan mahar dua belas uqiyah emas.

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Saudah binti Zam’ah merupakan istri kedua Rasulullah Saw setelah istri pertamanya, Sayidah Khadijah, meninggal. Ia termasuk orang yang pertama masuk Islam dari kalangan perempuan bersama Khadijah. Ia juga termasuk perempuan terhormat dari sisi nasabnya, yaitu ayahnya adalah Zam’ah bin Qais Al-Qurasyiyah Al-‘Amiriyah. Sementara ibunya adalah Al-Syumus binti Qais bin Zaid Al-Anshariyah dari golongan bani ‘Adi bin Al-Najjar. (Baca: Mahar Rasulullah Saat Menikahi Sayyidah Khadijah) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here