Lima Bahaya Makan Terlalu Kenyang Menurut Imam Ghazali

0
349

BincangSyariah.Com – Setelah seharian berpuasa, biasanya saat berbuka banyak yang kalap dan ingin menyantap semua makanan. Berhati-hatilah jangan sampai terlalu kenyang, sebab hal itu akan mengganggu konsentrasi ibadah salat Tarawih. Selain itu, makan terlalu kenyang juga tidak bagus, baik untuk kesehatan badan atau jiwa.

Karena itu janganlah makan berlebihan. Karena Allah pun tidak menyukainya, sebagaimana Dia berfirman

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

Artinya: makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al-A’raf; 31)

Terkait tafsir ayat di atas, Ibnu Katsir menyebutkan bahwa ayat tersebut mencakup semua asas ilmu kesehatan. Rasul bahkan menyebut perut sebagai tempat atau wadah yang paling buruk jika terlalu berlebihan dalam mengonsumsi makanan. Sehingga Rasulullah pun bersabda,

ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihkannya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR. Tirmizi, IbnuMajah, Ahmad).

Terkait keterangan di atas, menurut Imam Ghazali dalam Bidayatul Hidayah makan terlalu kenyang dapat menimbulkan hal-hal negatif berikut ini:

Pertama, perut yang kenyang bisa membekukan hati.

Kedua, me­rusak akal.

Ketiga, menghilangkan hafalan.

Keempat, memberatkan ang­gota badan untuk beribadah dan menuntut ilmu.

Kelima, mem­perkuat syahwat, serta memudahkan setan menggoda keimanan.

Maka, seorang Muslim hendaknya makan sekadar untuk menegakkan punggung dan jangan terlalu berlebihan.

Wallahu’alam.

Baca Juga :  Ingin Makan? Jangan Lupa Tips Makan yang Diajarkan Rasulullah Saw


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here