Lima Anak Iblis dan Tugas Pokoknya

0
2472

BincangSyariah.Com – Di dalam Al-Qur’an telah dijelaskan bahwa sejak penciptaan Nabi Adam a.s., iblis enggan menghormatinya, bahkan ia berjanji untuk terus menggoda anak cucunya atau seluruh manusia.

Di dalam kitab Akam al-Marjan fi Ahkam al-Jan, imam Asy-Syibli mengemukakan salah satu riwayat dari Mujahid bahwa iblis itu memiliki lima anak. Yaitu Tsabar, Al-A’war, Miswath, Dasim, dan Zalanbur. Masing-masing dari lima anak tersebut, memiliki tugas yang berbeda.

  • Tsabar, anak pertama, bertugas menyertai manusia pada saat ditimpa musibah, agar ia meronta, berteriak, memukul pipi dan wajah, menolak dan tidak rela menerima ketetapan Tuhan, bahkan mempermasalahkannya.
  • Al-A’war, bertugas memperdaya manusia dan menjerumuskannya dalam kedurhakaan seksual.
  • Miswath, bertugas menyebarluaskan kebohongan dan isu-isu negatif.
  • Dasim, bertugas memecah belah dan menimbulkan kesalahpahaman, khususnya antara suami istri.
  • Zalanbur, bertugas di pasar untuk mendorong penipuan, kebohongan, dan segala bentuk kejahatan ekonomi.

Demikianlah iblis dan anak-anaknya beserta tugas pokok masing-masing dari mereka yang semuanya tujuannya adalah untuk menjerumuskan manusia ke dalam panasnya api neraka.

Penjelasan imam Asy-Syibli tersebut juga pernah dikutip dan dijelaskan oleh Prof. Quraish Shihab di dalam bukunya Yang Jenaka dari Quraih Shihab halaman 79-80. Ada kisah menarik dari beliau ketika menulis tentang anak iblis tersebut. Beliau mengatakan di dalam footnotenya bahwa ketika menulis hal itu – pada hari Selasa, 13 Maret 2007, pukul 11.20, di kantornya, Pusat Studi Al-Qur’an, Ciputat – tiba-tiba beliau mendengar ucapan ta’awwudz (A’udzubillahi minasy syaithanirrajim) dan Basmalah (bismillahirrahmanirrahim) dengan sangat lantang. Menurut pengakuan beliau, beliau tidak sedang dalam keadaan berilusi atau komputer milik beliau juga tidak sedang ada gangguan. Beliau hanya bisa berpositif thingking bahwa kejadian itu adalah sebagai pengingat perlunya ber ta’awwudz memohon pertolongan Allah swt. dari gangguan setan. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Baca Juga :  Hari ini Harlah ke-73, Ini Sejarah Muslimat NU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here