Kisah Urwah Al-Bariqi; Sahabat Paling Kaya di Kufah Setelah Didoakan Nabi

0
164

BincangSyariah.Com- Urwah Al-Bariqi adalah seorang sahabat Rasulullah yang memiliki nama lengkap Urwah bin Abi Ja’di Al Bariqi yang juga seorang perawi hadis. Beliau ikut serta meriwayatkan beberapa hadis Rasulullah saw yang bisa dijumpai di beberapa kitab- kitab hadis. Beliau juga seorang qadhi yang diamanahkan oleh Khalifah Umar bin Khatab untuk menjabat di negeri Kufah. Beliau adalah seorang pedagang yang lihai tawar-menawar dalam tiap bertransaksi dagangnya, sehingga Rasulullah mendoakannya supaya diberkahi pada setiap transaksi

Dikisahkan dalam sebuah hadis yang terdapat di beberapa kitab hadis seperti kitab Shahih Al Bukhari, Sunan Al Tirmidzi, Sunan Abu Daud, Musnad Ahmad, dan kitab hadis lainnya bahwa suatu hari Rasulullah melihat barang-barang impor yang dibawa oleh pedagang luar. Kemudian Rasulullah memberi uang kepada ‘Urwah Al Bariqi sebanyak satu dinar untuk dibelikan seekor kambing.

Dengan uang satu dinar itu, ‘Urwah menemui para pedagang itu dan  menawar kambing yang akan dibelinya kepada pemiliknya sehingga ia berhasil membeli dua ekor kambing dengan seharga satu dinar. Kemudian dalam perjalanan pulang (sambil menggiring dua ekor kambing) ada seseorang yang menghampiri ‘Urwah dan ingin membeli salah satu kambingnya itu. (Baca: Zubair bin Awwam: Sahabat Pembela Pertama Rasulullah)

Karena kelihaian ‘Urwah dalam tawar-menawar, ia berhasil menjual salah satu kambing itu seharga satu dinar. Setelah berhasil menjal satu kambing seharga satu dinar, Urwah pun datang menemui Rasulullah dan menyerahkan satu ekor kambing dan satu dinar itu sambil berkata, “Ya Rasulllah, ini kambingmu dan ini uangmu.”

Rasulullah pun merasa heran dan bertanya “Bagaimana kamu bisa melakukan semua ini?” kemudian ‘Urwah menceritakan kisahnya tersebut. Lantaran kelihaiannya itu Rasulullah mendoaka ‘Urwah dengan mengucapkan “Allahumma Barik lahu fii Safqati Yaminihi (Ya Allah, berkahilah dalam setiap transaksi jual belinya).”

Baca Juga :  Dialog Terbuka dengan Ibu Nyai Sinta Nuriyah tentang Jilbab; dari Ulama yang Mewajibkan Sampai yang Tidak

Dikisahkan juga dalam kitab Sunan Al-Tirmidzi bahwa setelah ‘Urwah mendapatkan doa tersebut dari Rasulullah, kemudian ia pergi ke suatu tempat di Kufah dan berdagang disana sehingga ia mendapatkan laba yang banyak disetiap transaksinya sehingga ia menjadi penduduk Kufah yang paling kaya pada waktu itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here