Kisah Nabi Musa dan Pengembala Kambing yang Tidak Khusyuk

1
781

BincangSyariah.Com – Kisah ini terdapat dalam kitab Is’adurrofiq (2/155). Kisah pengembala kambing yang tidak khusyuk ini memiliki pesan untuk membuka mata hati orang yang banyak berdoa namun tak kunjung diijabah.

Kisah ini bermula saat Nabi Musa as. jalan-jalan menyusuri jalan setapak. Lalu tanpa sengaja ia bertemu dengan penggembala seekor kambing. Penggembala ini nampak sedang khusyuk berdoa. Entah apa yang didoakan, pengembala itu tiada henti berdoa. Penggembala ini sampai-sampai hanyut dalam isak tangis.

Melihat penggembala tersebut, Nabi Musa as. merasa iba dan kasihan. “Betapa mengibanya dia pada Allah Swt., tapi tak kunjung dikabulkan”, dalam perasaannya mungkin. Sehingga Nabi Musa as. mengadukannya pada Allah Swt.,

الهي لو كانت حاجته بيدي لقضيتها

Ilahi lau kana hajatuha biyadayya, laqodhoytuha.

Wahai Tuhanku, andaikata kebutuhannya ada di tanganku, pasti aku akan mengabulkannya.

Mendengar pengaduan Nabi Musa as., Allah Swt. mewahyukan padanya,

انا ارحم به منك ولكنه يدعوني وله غنم وقلبه عند غنمه واني لا استجيب لعبد يدعوني وقلبه عند غيري

Ana arhamu bihi minka walakinnahu yad’uni walahu ghanamun waqolbuhu ‘indaghanamihi. Wainni la astajibu liabdin yad’uni waqolbuhu ‘inda ghairi.

Saya itu lebih kasihan padanya dibandingkan dirimu. Akan tetapi dia berdoa padaku sedangkan hatinya memikirkan kambing gembalanya. Sesungguhnya aku tidak akan mengabulkan doa hamba-Ku yang hatinya terdapat selain-Ku.

Mendengar wahyu dari Allah Swt., Nabi Musa langsung sadar akan kesalahannya. Lalu beliau menyampaikan hal itu pada si penggembala kambing. Tak lama kemudian, doanya dikabulkan oleh Allah Swt.

Jadi, tidak ada ceritanya doa yang tidak dikabulkan. Allah Swt. pasti meng-ijabah doa-doa hamba-Nya. Hanya saja dengan syarat harus dengan hati yang khusyuk. Yakni tidak ada hal lain di hati kita kecuali Allah Swt. Allah Ta’ala A’lam.

Baca Juga :  Delapan Perkara ini Menyelamatkan dari Siksa Kubur


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here