Kisah Islamnya Hamzah Paman Nabi

0
24

BincangSyariah.Com – Dalam kitab-kitab sirah disebutkan bahwa paman Nabi Saw yang masih hidup sampai beliau diutus menjadi rasul hanya empat orang. Yaitu Hamzah, Abbas, Abu Thalib, dan Abu Lahab. Di antara keempat paman Nabi Saw ini, hanya dua orang yang beriman kepada Nabi Saw dan masuk Islam, yaitu Hamzah dan Abbas. Sementara Abu Thalib dan Abu Lahab tidak beriman kepada Nabi Saw dan tidak masuk Islam hingga ajal menjemput mereka.

Menurut para ulama, Hamzah paman Nabi ini masuk Islam pada tahun keenam dari kenabian. Artinya, ketika Nabi Saw mendapat risalah kenabian, Hamzah tidak langsung menyatakan masuk Islam, sebagaimana Abu Bakar Al-Shiddiq. Melainkan membutuhkan waktu enam tahun hingga akhirnya dia menyatakan diri masuk Islam dan mengikuti dakwah Nabi Saw.

Disebutkan bahwa sebab masuknya Hamzah pada Islam adalah karena membela Nabi Saw yang disakiti oleh Abu Jahal. Suatu ketika, Abu Jahal mencaci-maki Nabi Saw dengan cacian yang sangat menyakitkan. Namun Nabi Saw hanya diam, tidak berkata apa-apa.

Pada saat Abu Jahal mencaci Nabi Saw, ada seorang perempuan yang juga mantan budak Abdullah bin Jud’an Al-Taimi lewat dan tanpa sengaja mendengar cacian Abu Jahal terhadap Nabi Saw. Lalu dia melaporkan kejadian itu kepada Hamzah seraya berkata; Wahai Abu Umarah (panggilan Hamzah), kalau saja Tuan tadi menyaksikan apa yang dialami keponakanmu, Muhammad, yang menderita dari perbuatan Abu Al-Hakam (nama panggilan Abu Jahal). Dia tadi menyakiti keponakanmu itu, mencaci-makinya, dan mencelanya habis-habisan. Sampai dia pergi, Muhammad tidak berkata apa pun.

Mendengar informasi itu, amarah Hamzah bangkit seketika. Dia langsung berjalan menuju Kakbah untuk mencari Abu Jahal yang sedang berkumpul di sana. Setelah ada di depannya, Hamzah langsung memukul Abu Jahal sambil berkata; Kamu telah mencaci keponakanku sementara aku telah memeluk agamanya?.

Mendengar perkataan Hamzah, orang-orang musyrik yang mendengarnya bekata; Baru kami tahu, wahai Hamzah, kamu pun sekarang telah menjadi seorang pemeluk Islam. Dengan tegas Hamzah berkata; Apa lagi yang menghalangiku padahal semuanya jelas bagiku. Di depan mereka, Hamzah menyatakan keislamannya ‘Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadar rasiulullah.

Demikian kisah Hamzah bin Abdul Muthalib memeluk agama Islam. Sejak terang-terangan menyatakan Islam, dia setia mendampingi dan ikut perjuangan Nabi Saw hingga dia mati syahid dalam perang Uhud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here