Kisah Abu Jahal yang Mau Menuruti Perintah Rasulullah

3
2011

BincangSyariah.Com – Suatu saat Abu Jahal membeli beberapa ekor unta dari seorang lelaki yang dikenal dengan nama Al-Arasyi, tetapi Abu Jahal selalu menangguh-nangguhkan pembayarannya.

Kemudian Al-Arasyi mendatangi perkumpulan orang Quraisy dengan maksud untuk meminta bantuan mereka supaya ia dapat mengambil harga untanya dari Abu Jahal. Mereka menunjukkannya kepada Rasulullah saw. supaya dialah yang menagihnya dari Abu Jahal.

Padahal mereka bermaksud mengejek Rasulullah saw. karena telah mengetahui kebiasaan yang dilakukan oleh Abu Jahal terhadap diri Rasulullah saw. Sedangkan Al-Arasyi sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi di antara Rasulullah saw. dan Abu Jahal.

Al-Arasyi menuruti saran mereka, lalu ia datang menemui Rasulullah saw. dan meminta bantuannya untuk menagih piutangnya dari Abu Jahal. Rasulullah saw. keluar bersamanya hingga sampai ke rumah Abu Jahal.

Dari dalam rumah, Abu Jahal bertanya, “Siapakah Anda? Rasulullah saw. menjawab, “Muhammad.” Abu Jahal keluar, sedangkan mukanya tampak pucat pasi. Rasulullah saw. berkata kepadanya, “Berikanlah hak orang ini.” Abu Jahal menjawab, “Jangan pergi dahulu, aku akan mengambilnya.” Lalu Rasulullah saw. menunggu sehingga berhasil menerima uang Al-Arasyi.

Kemudian orang-orang Quraisy heran dengan peristiwa itu, mereka pun bertanya kepada Abu Jahal, “Celakalah engkau, hai Abdul Hakam

(Abu Jahal) kami belum pernah melihat perlakuanmu yang sebaik itu terhadapnya.” Abu Jahal langsung menjawab, “Celakalah kalian ini, demi Allah sewaktu ia mengetuk pintu rumahku, tiba-tiba aku mendengar suara yang mengerikan sekali. Aku sangat takut dibuatnya, dan tiba-tiba di atas kepalaku terdapat unta pejantan yang belum pernah aku lihat ada unta sebesar itu.”

Demikianlah cara Allah swt. menolong Rasulullah saw. dari sosok Abu Jahal; pamannya sendiri yang sangat benci kepadanya.

Baca Juga :  Prof. K.H. M. Ali Yafie: Pakar Hukum Islam Penggagas Fikih Sosial

Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Sumber: Kitab Nurul Yaqin Fii Siirati Sayyidil Mursaliin karya Muhammad Al-Khudhari Bek.

3 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Dakwah Nabi Muhammad saw mendapat banyak tantangan dari para petinggi Quraisy selama di Mekah. Bahkan ketika di Madinah, orang-orang Quraisy ini terus merongrong umat Nabi Muhammad saw sehingga meletuslah berbagai peperangan termasuk di antaranya Perang Badr, Uhud, dan perang Khandaq. Satu di antara orang yang terus memusuhi Rasulullah dan para sahabatnya adalah Ikrimah bin Abu Jahal. Ia menjadi sosok penting yang menggerakkan perang-perang tadi. (Kisah Abu Jahal yang Mau Menuruti Perintah Rasulullah) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here