Keutamaan Surah As-Sajdah

0
8957

BincangSyariah.Com – Surah As-Sajdah adalah salah satu surah Al-Qur’an urutan ke 32. Surah yang termasuk golongan makkiyah ini terdiri dari 30 ayat. Dinamakan As-Sajdah adalah karena dinisbatkan pada orang-orang mukmin yang bersujud ketika mendengar ayat kelima belas dari surah As-Sajdah sebagai berikut.

إِنَّما يُؤْمِنُ بِآياتِنَا الَّذِينَ إِذا ذُكِّرُوا بِها خَرُّوا سُجَّداً ، وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ ، وَهُمْ لا يَسْتَكْبِرُونَ [15].

Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.

Disunnahkan bagi orang yang mendengar ayat tersebut baik di dalam shalat (ketika imamnya atau dirinya membaca ayat ini) maupun di luar shalat untuk sujud. Sujud tersebut disebut dengan sujud tilawah dan disunnahkan membaca bacaan sebagai berikut.

سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ فَتَبَارَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ

“Sajada wajhiya lilladzi khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu fatabarakallahu ahsanul khaliqin.” Aku (wajahku) sujud kepada dzat yang telah menciptakannya, membentuknya. Dan yang telah membukakan pendengarannya dan penglihatannya. Maha benar Allah, Dialah sebaik-baik pencipta.”

Adapun keutamaan surah As-Sajdah di antaranya adalah sebagai berikut.

Pertama. Surah yang dibaca Nabi saw. di pagi Hari Jum’at.

عن أبي هريرة رضي اللّه عنه قال : كان النبي صلّى اللّه عليه وسلّم يقرأ في الفجر يوم الجمعة الم تَنْزِيلُ السجدة ، وهَلْ أَتى عَلَى الْإِنْسانِ [الإنسان 76/ 1]. رواه البخاري ومسلم

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata, “Nabi saw. selalu membaca di pagi hari Jum’at Alif Lam Mim Tanzil As-Sajdah, dan Hal ata alal insani (Al-Insan/76:1).” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Baca Juga :  el-Bukhari Institute Kembali Buka Pendaftaran Sekolah Hadis Angkatan Ketiga

Kedua. Surah yang dibaca Nabi saw. sebelum tidur.

عن جابر رضي اللّه عنه قال : كان النبي صلّى اللّه عليه وسلّم لا ينام حتى يقرأ الم تَنْزِيلُ السجدة ، وتَبارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ [الملك 67/ 1]. ورواه الإمام أحمد.

Dari Jabir r.a., ia berkata, “Nabi saw. tidak akan tidur sampai beliau membaca Alif Lam Mim Tanzil As-Sajdah dan Tabarakalladzi biyadihil mulku (Al-Mulk/67: 1). (HR. Ahmad). Demikianlah dua keutamaan surah As-Sajdah sebagaimana yang telah diterangkan di dalam kitab At-Tafsir Al-Munir karya Syekh Wahbah Az Zuhaili. Wa Allahu A’lam bis Shawab.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here