Karomah Imam al-Suyuthi: Banyak Karangannya

0
1756

BincangSyariah.Com – Yusuf al-Nabhani, ulama Syafi’iyah asal Palestina ini punya sebuah karya yang berisi direktori atau kumpulan karomah para wali. Karomah atau kemuliaan berupa peristiwa yang tidak umum yang terjadi pada orang-orang yang diyakini sebagai kekasih Allah (awliya-u-Allah). Ia menyusun secara alfabetis semua ulama yang didapatkan info terkait karomah-nya. Termasuk, sahabat-sahabat Nabi saw. ia juga masukkan.

Salah satu karomah yang diceritakan adalah karomah Imam al-Suyuthi, penulis kitab Tafsir al-Qur’an al-‘Adhim (Tafsir Jalalayn) dan al-Jami’ al-Shaghir, dua kitab yang populer dikaji di pesantren di Indonesia.

Al-Nabhani mengutip kisah karamah ini dari Imam al-Sya’rani, seorang ulama sufi yang tinggal di Mesir. Beliau membawakan cerita dari Syaikh Syu’aib. Bahwa Syaikh Syu’aib pernah masuk ke rumah al-Suyuthi ketika beliau dalam keadaan sekarat. Syaikh Syu’aib lalu mencium kaki al-Suyuthi dan memohonnya mau cerita siapa yang tega berbuat demikian kepadanya. Al-Suyuthi justru berkata, “Saudaraku!, saya sudah maafkan perbuatan mereka ketika mereka mengambil hak saya. Permusuhan dan kesalahpahaman yang menyebabkan mereka berbuat demikian. Saya sudah buat sekian majlis untuk membantah mereka agar mereka tidak menghancurkan kehormatan ulama-ulama lainnya.”

Masih menurut al-Sya’rani, ia mencatat betapapun lapang dadanya al-Suyuthi, mereka yang berbuat jahat kepadanya menjadi “terkutuk” dimana ilmu mereka tidak lagi bermanfaat. Bahkan, di antara yang dirasakan oleh mereka yang pernah memukul al-Suyuthi adalah, mereka selalu merasa kenyang ketika melihat apa saja yang bisa dimakan tapi ia tetap ingin membelinya. Hingga akhir hayatnya, mereka yang pernah memukul al-Suyuthi itu lalu mati dan jenazahnya tidak ada yang mengirimnya.

Tapi, dari semua bentuk karamah tersebut, yang paling jelas seperti kata al-Sya’rani adalah karamah beliau berupa banyaknya karangan yang membahas permasalahan secara mendalam.

Baca Juga :  Menurut Imam al-Ghazali, Ini Empat Sifat Buruk yang Biasa Menjangkit Penghafal Al-Qur’an

Al-Suyuthi juga dikisahkan sering bermimpi bertemu Nabi saw., bahkan sampai lebih dari tujuh puluh kali. Syaikh ‘Abd al-Qadir al-Syadzili, salah seorang murid al-Suyuthi menceritakan kisah gurunya yang bertemu Nabi saw. dalam keadaan terjaga. Rasulullah saw. berkata,

“Wahai guru hadis (Ya Syaikha al-Hadits)”

al-Suyuthi berkata, “Wahai Rasulullah, apakah saya termasuk golongan ahli surga ?”

Rasulullah saw. bersabda, “Iya !”

Al-Suyuthi bertanya kembali, “Tanpa melalui azab sebelumnya?”

Rasulullah saw. bersabda, “Engkau berhak atas hal itu!”

Wallahu A’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here