Ini Tempat Makam Hamzah Paman Nabi Muhammad

0
18

BincangSyariah.Com – Di antara para sahabat yang mati syahid dalam perang Uhud adalah paman sekaligus saudara susuan Nabi Muhammad Saw, yaitu Hamzah bin Abdul Muthathalib. Beliau dibunuh oleh Wahsyi bin Harb dengan tombak. Kemudian Wahsyi membelah dada Hamzah dan mengambil hatinya, dan kemudian diberikan pada Hindun bin Utbah. (Baca: Kisah Keraguan Pembunuh Paman Nabi untuk Bertaubat)

Melihat Hamzah mati dalam keadaan mengenaskan karena dadanya dibelah oleh Wahsyi, Nabi Saw sangat sedih dan lalu beliau berkata bahwa Hamzah adalah penghulu para syuhada’. Diriwayatkan dari ‘Atha dari Jabir bahwasanya Nabi Saw bersabda:

سَيِّدُ الشُّهَدَاءِ حَمْزَةُ بنُ عَبْدِ المُطَّلِبِ

Penghulu para syuhada’ adalah Hamzah bin Abdul Muththalib. (Baca: Hamzah bin Abdul Muthallib: Paman Nabi Bergelar Penghulu Orang-Orang Syahid)

Dalam kitab Al-Tarikhul Islami, Mahmud Syakir menyebutkan bahwa semua kaum muslimin yang mati syahid dalam perang Uhud dikuburkan di gunung Uhud, di tempat peperangan terjadi, termasuk Hamzah. Nabi Saw melarang untuk membawa pulang jenazah para syuhada perang Uhud ke Madinah. (Baca: Dari Perang Uhud, Kita Belajar Menyikapi Kekalahan)

Dengan demikian, maka tempat makam Hamzah bin Abdul Muththalib berada di gunung Uhud, tempat terjadinya perang. Ia dikuburkan bersama sepupunya, Abdullah bin Jahsy. Mahmud Syakir dalam kitab Al-Tarikhul Islami berkata sebagai berikut;

فقد دفن حمزة بن عبد المطلب وابن اخته عبد الله بن جحش في قبر واحد ودفن سعد بن الربيع وخارجة بن زيد في قبر واحد وبلغ رسول الله صلى الله عليه وسلم ان بعض الناس قد نقلوا شهداءهم الى المدينة فأمر بأن يعادوا الى مضاجعهم في مكان المعركة

Hamzah bin Abdul Muththalib dan anak saudara perempuannya, Abdullah bin Jahsy, dikuburkan dalam satu liang kuburan. Dan Sa’ad bin Al-Rabi’ dan Kharijah bin Zaid dikuburkan dalam satu liang kuburan. Dan sampai kepada Rasulullah Saw bahwa ada sebagian orang yang membawa pulang para syuhada ke Madinah, maka beliau menyuruh agar para syuhada tersebut dikembalikan lagi ke tempat semula, yaitu tempat terjadinya peperangan.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here