Siapa Saja Saudara Sepersusuan Nabi Muhammad?

1
15

BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa Nabi Muhammad tidak memiliki saudara dari segi nasab. Beliau adalah anak tunggal dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahb. Meski dari segi nasab beliau tidak memiliki saudara, namun beliau memiliki saudara sepersusuan. Berdasarkan kitab-kitab sirah, setidaknya ada enam orang yang menjadi saudara sepersusuan Nabi Muhammad Saw.

Pertama, Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi Saw. Hamzah bin Abdul Muthalib dan Nabi Muhammad pernah disusui oleh Tsuwaibah, budak dari Abu Lahab. Karena itu, selain menjadi paman Nabi Saw, Hamzah juga menjadi saudara sepersusuan.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas;

قِيلَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَلاَ تَتَزَوَّجُ ابْنَةَ حَمْزَةَ؟ قَالَ: إِنَّهَا ابْنَةُ أَخِي مِنَ الرَّضَاعَةِ

Nabi Saw pernah ditanya; Kenapa engkau tidak menikah dengan putrinya Hamzah? Maka beliau mengatakan; Dia adalah putri dari saudaraku sepersusuan.

Kedua, Abu Salamah bin ‘Abdil Asad Al-Makhzumi. Dia pernah disusui oleh Tsuwaibah. Karena itu, Hamzah, Abu Salamah dan Nabi Muhammad adalah saudara sepersusuan karena ketiganya pernah disusui oleh Tsuwaibah.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Ummu Habibah berkata;

فإنا نحدث أنك تريد أن تنكح بنت أبي سلمة، وفي رواية درة بنت أبي سلمة. قال: بنت أم سلمة؟ قلت : نعم قال : إنها لو لم تكن ربيبتي في حجري ما حلت لي، إنها لابنة أخي من الرضاعة أرضعتني وأبا سلمة ثوبية فلا تعرضن علي بناتكن

Kami mendengar berita bahwa engkau akan menikah dengan putrinya Abu Salamah. Nabi Saw berkata; Putri Abu Salamah? Kata Ummu Habībah;Ya. Beliau berkata; Kalaulah putri Abu Salamah bukanlah rabibah-ku (anak perempuan bawaan istriku Ummu Salamah) maka tetap saja tidak halal bagiku (untuk dinikahi) karena ia adalah putri saudara sepersusuanku (yaitu Abu Salamah). Aku dan Abu Salamah disusui oleh Tsuwaibah. Maka janganlah kalian menawarkan kepadaku putri-putri kalian dan jangan pula saudari-saudari kalian.

Ketiga, Abu Sufyan bin Al-Harits bin Abdul Muthalib. Selain menjadi sepupu Nabi Saw, Abu Sufyan juga menjadi sepersusuan beliau. Hal ini karena Nabi Saw dan Abu Sufyan bin Al-Harits sama-sama disusui oleh Halimah Al-Sa’diyah. Mereka berdua lahir di waktu yang hampir bersamaan dan disusui oleh Halimah Al-Sa’diyah secara bersamaan pula.

Baca Juga :  Toga untuk Cak Nur dan Murid-muridnya

Keempat, Abdullah bin Al-Harits, anak laki-laki dari pasangan Al-Harits dan Halimah Al-Sa’diyah, perempuan yang menyusui Nabi Saw.

Kelima, Syaima bint Al-Harits, anak perempuan dari pasangan Al-Harits dan Halimah Al-Sa’diyah.

Keenam, Anisah, menurut satu riwayat namanya adalah Asiyah, anak perempuan dari pasangan Al-Harits dan Halimah Al-Sa’diyah. Sehingga Abdullah, Syaimah, dan Anisah, merupakan saudara sepersusuan Nabi Saw, karena mereka bertiga adalah anak dari pasangan Al-Harits dan Halimah Al-Sa’diyah, perempuan yang menyusui Nabi Saw.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here