Hierarki Kewalian: Mengenal Tingkatan Wali (2-Habis)

0
3727

Mengenal Istilah dalam Hirarki Kewalian

BincangSyariah.com – Seperti kata Ibn ‘Arabi dan pendapat berikut dari Ibn Hajar al-Haitami dalam kitabnya al-Fatāwī al-Hadītsiyyah, persoalan hirarki ini memang hanya diketahui oleh sesama wali sendiri. Berikut pernyataan Ibn Hajar al-Haitami,

ورجال الغيب سموا بذلك لعدم معرفة أكثر الناس لهم … رأسهم قطب الغوث الفرد الجامع جعله الله دائرًا في الآفاق الأربعة، أركان الدنيا كدوران الفلك في أفق السماء وقد ستر الله أحواله عن الخاصة والعامة

“Dan para wali yang mengetahui hal gaib dinamai (dengan nama-nama hierarki) tersebut karena kebanyakan orang tidak mengetahui tentang para wali tersebut. Pemimpin para wali itu adalah Quṭb al-Ghawts al-Fard al-Jāmi’ dimana Allah menganugerahinya mampu berkeliling ke empat penjuru dunia seperti berputarnya bintang di langit. Allah menutupi hal ihwal (ahwāl) mereka kelompok khusus apalagi orang-orang pada umumnya.”

Karena itulah, saya mencoba menerjemahkan istilah-istilah tersebut yang disusun oleh Ibn ‘Arabi, namun terdapat dalam kitab Rawḍatu al-Ta’rif fi al-Ḥubb al-Sharīf karya Lisanuddin al-Khatib,

  1. Al-Quṭb, atau disebut juga al-Ghawts. Tingkatan ini adalah tingkat tertinggi yang dicapai seorang sufi. Menurut Ibn ‘Arabi, sejak Nabi Adam a.s. hingga zaman Nabi Muhammad saw., ada dua puluh lima wali quṭb. Wali yang sudah sampai tingkat ini tersingkap baginya tentang Zat Allah dan mengetahui sifat-sifatNya.
  2. Al-A’immah, artinya adalah para Imam. Posisi mereka seperti para tangan kanan dari wali Qutb. Sebagian berpendapat jumlahnya hanya dua yaitu di sisi kanan dan kiri. Al-Imam di sisi kanan tugasnya berhubungan dengan alam para malaikat dan sisi kiri berhubungan dengan alam ketuhanan dan menggantikan wali Qutb ketika ia wafat.
  3. Awtād, artinya tepi atau ujung. Jumlah wali watd ini empat. Tugas mereka menjaga bumi ini dari segala kejelekan dan keburukan dan mereka berada di empat penjuru mata angin di seluruh dunia.
  4. Abdāl. Artinya adalah pengganti. Mereka dinamakan demikian karena mereka dianugerahi kemampuan untuk digantikan dengan yang lainnya ketika mereka berpindah ke tempat lain. Jumlah mereka ada tujuh dan tugasnya adalah menjaga tujuh daerah di dunia.
  5. Nujabā, jumlah mereka ada empat puluh orang. Masing-masing bertanggungjawab membersihkan noda-noda dalam hati manusia agar
  6. Nuqabā’, jumlah mereka ada tiga ratus orang. Hierarki ini adalah tingkatan awal mereka yang sudah menjalani amalan-amalan tasawuf. Mereka sudah mampu membersihkan tabir-tabir yang menutupi hati dan membukanya. Mereka dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu nufūs ‘ulwiyyah, nufūs sufliyyah, dan nufūs wasṭiyyah. Dibaginya menjadi tiga kelompok ini masing-masing memiliki amanah Ilahiah.
Baca Juga :  Hadis-hadis tentang Akibat dari Perzinaan

Tingkatan-tingkatan di atas berkembang seiring waktu di kalangan para sufi sendiri. Dan yang perlu ditekankan adalah hierarki tersebut adalah kualitas keruhanian. Bukan hierarki keragaan apalagi berkaitan dengan pangkat keduniawian. Menurut hemat saya – wallahu a’lam – bagi kita yang belum pernah mempelajari hal ini sebaiknya tidak menerka-nerka bahwa ini salah sama sekali atau memiliki kebenaran mutlak. Ini terlepas dari pandangan bahwa hierarki ini tidak bersumber dari ajaran Islam atau paling tidak sesuatu yang menyimpang. Seperti pandangan Ibn Khaldun yang mengatakan kalau hierarki di atas adalah bagian dari jejak-jejak ajaran Syiah Ismailiyyah yang mempengaruhi amalan kesufian.

Karena pada prinsipnya, wali seperti dalam ungkapan Alquran lā khaufun ‘alaihim wa lā hum yaḥzanūn (tidak dibebani ketakutan dan tidak bersedih). Siapapun dianjurkan agar sampai pada tingkat demikian. Karena mempelajari istilah atau tingkatan kesufian harus dibarengi dengan ketekunan beribadah kepada Allah Swt. Wallahu al-Musta’ān.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here