Ciri Sifat Sombong Menurut Nabi

1
12729

BincangSyariah.Com – Sering kali kita mendengar kata sombong. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, “sombong” adalah menghargai diri secara berlebihan, congkak, atau pongah. Lalu, bagaimana ciri sifat sombong menurut Nabi Muhammad saw. itu?

“Sombong” bahasa Arabnya adalah “al-kibr”. Dan “al-kibr” atau “sombong” merupakan salah satu sifat yang harus dijauhi oleh umat Muslim karena termasuk pada akhlak tercela. Agar terhindar dari sifat sombong tersebut, maka marilah kita memperhatikan cirinya menurut Nabi saw. di dalam sabdanya sebagai berikut.

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ: إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ: إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ. (رواه مسلم).

Dari Abdullah bin Mas’ud, dari Nabi saw. beliau bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji jagung.” Lalu ada seorang laki-laki berkata, “Sungguh ada seseorang yang senang jika bajunya dan sandalnya bagus.” Nabi saw. bersabda, “Sungguh Allah itu indah, dan mencintai keindahan. (Sedangkan yang dimaksud dengan) sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia.” (HR. Muslim).

Berdasarkan hadis tersebut, untuk mendeteksi ciri kesombongan menurut Nabi saw. ada dua.

Pertama, adalah menolak kebenaran. Jadi, orang yang tidak sombong itu mau menerima nasihat. Ia mau mendengarkan semua hal kebenaran meskipun itu diucapkan atau dilakukan oleh orang yang lebih muda umurnya. Sehingga, jika ia sudah tidak mau mendengarkan kebenaran yang disampaikan orang lain kepadanya, maka ia sudah termasuk pada ciri orang yang sombong. Ia merasa lebih hebat dan tidak butuh nasihat baik dari orang di sekelilingnya.

Baca Juga :  Hikmah Berpuasa menurut Al-Shobuni

Kedua, adalah merendahkan manusia, sehingga, ciri orang yang tidak sombong adalah mereka yang mau memuliakan orang lain. Siapapun itu. Baik orang lain itu memiliki pangkat dan kehormatan maupun tidak memiliki apapun.  Ketika seseorang itu sudah berani merendahkan orang lain, maka dia sudah terhinggap sifat sombong yang dicirikan oleh Nabi saw.

Teks hadis tersebut juga menunjukkan bahwa kesombongan bukan dilihat dari penampilan seseorang. Bukan dicirikan dengan menggunakan pakaian atau atribut apapun yang bagus dan indah. Karena Allah Swt. pun suka dengan keindahan. Namun, jika ia berpenampilan tersebut diiringi dengan merendahkan orang lain, maka di situlah letak kesombongan yang ada pada dirinya.

Demikianlah dua ciri sifat sombong menurut Nabi saw. Yaitu menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. Semoga kita senantiasa dihindarkan dari sifat tercela tersebut. Aamiin. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here