Cara Bijak Imam Sakhawi Menyikapi Perbedaan Tanggal Lahir Nabi

0
280

BincangSyariah.Com – Sebagian umat Muslim melarang mengadakan peringatan maulid Nabi Saw. pada tanggal 12 Rabiul Awal. Salah satu alasan mereka adalah karena para ulama masih berbeda pendapat tentang tanggal kelahiran Nabi Saw. Sebagian mengatakan Nabi Saw. lahir pada tanggal 2 Rabiul Awal, 8, 9, 10, dan lainnya. Namun kebanyakan ulama mengatakan bahwa Nabi Saw. lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal.

Atas dasar perbedaan inilah sebagian umat Muslim melarang peringatan maulid. Mereka beranggapan bahwa merayakan maulid pada tanggal 12 Rabiul Awal tidak berdasar. Selain karena tidak pernah dicontohkan oleh Nabi Saw, juga karena tanggal 12 Rabiul Awal belum tentu merupakan tanggal lahir Nabi Saw.

Menyikapi masalah perbedaan tanggal lahir Nabi Saw. sudah pernah dibahas oleh Imam Sakhawi dalam kitabnya Alajwibah Almardhiyah. Menurut beliau, perbedaan tanggal lahir Nabi Saw. justru memberikan keleluasaan untuk memperingati maulid di selain tanggal 12 Rabiul Awal. Kaum Muslim bisa memperingati maulid pada tanggal 2, 9, 10, 12 atau lainnya. Bahkan bisa juga memperingati maulid selama bulan Rabiul Awal tanpa harus terikat dengan tanggal tertentu.

Beliau berkata;

قُلْتُ: كَانَ مَوْلِدُهُ الشَّرِيْفُ عَلَى الأَصَحِّ لَيْلَةَ الإِثْنَيْنِ الثَّانِيَ عَشَرَ مِنْ شَهْرِ رَبِيْع الأَوَّلِ، وَقِيْلَ: لِلَيْلَتَيْنِ خَلَتَا مِنْهُ، وَقِيْلَ: لِثَمَانٍ، وَقِيْلَ: لِعَشْرٍ وَقِيْلَ غَيْرُ ذَلِكَ، وَحِيْنَئِذٍ فَلاَ بَأْسَ بِفِعْلِ الْخَيْرِ فِيْ هذِهِ الأَيَّامِ وَاللَّيَالِيْ عَلَى حَسَبِ الاسْتِطَاعَةِ بَلْ يَحْسُنُ فِيْ أَيَّامِ الشَّهْرِ كُلِّهَا وَلَيَالِيْهِ

“Aku berkata (Imam Sakhawi); Tanggal kelahiran Nabi Saw. yang mulia menurut pendapat yang paling sahih adalah pada malam Senin, 12 Rabiul Awal. Dikatakan oleh ulama lain, Nabi Saw. lahir pada malam tanggal 2. Ada yang mengatakan pada tanggal 8, 10 dan lain sebagainya. Maka dari itu, tidak mengapa mengerjakan kebaikan pada setiap hari-hari ini dan malam-malamnya sesuai dengan kemampuan yang ada. Bahkan bagus dilakukan pada hari-hari dan malam-malam selama bulan Rabiul Awal.”

Baca Juga :  Cara Ekspresikan Kelahiran Nabi Muhammad

Dengan demikian, perbedaan ulama mengenai tanggal kelahiran Nabi Saw. bukan menjadi penghalang untuk mengadakan peringatan maulid di bulan Rabiul Awal. Sebaliknya, justru memberikan kelonggaran untuk mengadakan maulid selama sebulan penuh di bulan Rabiul Awal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here