Biografi Ustadz Syafiq Riza Basalamah: Dai Salafi Lulusan Doktor Universitas Islam Madinah

0
80

BincangSyariah.Com – Ketika mendengar nama ustadz Syafiq Riza Basalamah, sebagian orang akan teringat dengan Khalid Basalamah. Apakah mereka saudara kakak-beradik? Jawabannya bukan. Tidak ada jalur kekerabatan dekat di antara Khalid dan Syafiq Riza, kecuali sama-sama bermarga Basalamah. Basalamah sendiri adalah marga yang menandakan keturunan Arab berasal dari Hadramaut, Yaman.

Biografi Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Bila Khalid berasal dari Makassar, Syafiq Riza berasal dari Jember, Jawa Timur. Syafiq Riza Basalamah lahir di Jember pada tahun 1977, dua tahun lebih muda dari Khalid. Tidak ada keterangan kapan pastinya tanggal lahir Syafiq Riza.

Dilansir dari syafiqrizabasalamah.com, tertulis bahwa secara urut nasab Syafiq Riza adalah Syafiq Riza bin Hasan bin Abdul Qadir bin Salim Basalamah. Sayangnya, penulis melihat bahwa website ini tidak dikelola dengan baik. Kemungkinan juga tidak terafiliasi secara langsung dengan tim Syafiq Riza Basalamah. Melihat konten-kontennya terutama pada menu Tentang, tertulis secara serampangan dan banyak misinformasi disana-sini.

Sama seperti Khalid, aktivitas dakwah Syafiq Riza Basalamah tersiar di berbagai platform digital. Tercatat pengikut instagram @syafiqrizabasalamah_official berjumlah 1,5 juta pengikut, youtube channel Syafiq Riza Basalamah Official memiliki 786 ribu subscriber, facebook fanspage dan twitter masing-masing 20 ribu pengikut.

Bila melihat sekilas dari berbagai akun sosial media, akun atas nama Syafiq Riza Basalamah tidak memiliki kajian rutin yang diselenggarakan secara pribadi. Tidak seperti Khalid Basalamah yang timnya sudah mengorganisir kajian rutin secara pribadi, Syafiq Riza Basalamah lebih banyak menghadiri kajian yang diselenggarakan tim lain. Begitu pun dalam aktivitas dakwah, Syafiq Riza Basalamah terpusat di Jawa Timur dan Balikpapan Kalimantan Timur. Berbeda dengan Khalid Basalamah yang sudah terpusat di Ibu Kota Jakarta.

Selain berdakwah, aktivitas Syafiq Riza Basalamah tercatat sebagai dosen di Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyyah (STDI) Imam Syafii, Jember Jawa Timur. Dalam website resmi kampus www.stdiis.ac.id dituliskan riwayat pendidikan Syafiq Riza Basalamah. Tahun 1990 – 1996 belajar di Pesantren Al-Irsyad al-Islamiyyah Bondowoso sekaligus sekolah di MTsN (1993) dan di MAN (1996).

Kemudian melanjutkan pendidikannya ke LIPIA Jakarta Program D1 selama dua tahun sampai tahun 1998. Selama satu tahun megnikuti program Syu’batul Lughah Universitas Islam Madinah. Melanjutkan pendidikannya di Madinah dari tingkat sarjana hingga doktoral di Fakultas Dakwah dan Ushuluddin di Universitas Islam Madinah.

Karya Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Disertasinya berjudul Juhuudu Al Muassasaat wal Hai’aat Al Islaamiyyah Fi Indonesia Fi At Tashoddi Li At Tanshiir (Usaha Organisasi dan Lembaga Islam di Indonesia Dalam Membendung Kristenisasi). Dari judul disertasinya, tampak sekali persepsi konfrontatif dan eksklusivisme identitas masih menjadi bagian dari cara berpikir Ustadz Syafiq Riza Basalamah.

Pada suatu kesempatan, Syafiq Riza mengatakan kepada para jamaahnya tentang tidak perlu mengikuti tahlilan karena tidak dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Di kesempatan lain, Syafiq mengatakan mengenai bahaya Islam Nusantara karena ingin memisahkan Islam dari Arab.

Hal-hal seperti ini terjadi karena cara berpikir yang eksklusif sejak awal dan tidak adanya keterbukaan atas praktik dan konsep yang ada di luar kelompoknya. Padahal tahlilan adalah menyampaikan do’a dan membaca al-Quran yang secara syariat tentu sangat dianjurkan.

Kemudian konsep Islam Nusantara bukan dalam agenda memisahkan Islam dengan Arab, akan tetapi menghendaki bahwa umat Islam di Indonesia tidak perlu minder dengan jati diri dan identitasnya sebagai orang Nusantara. Karena Islam tidak menghendaki umat Islam untuk menghilangkan segala identitasnya sebagai warga Indonesia atau Nusantara. Wallahu A’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here