Biografi Syekh Abdul Qadir al-Jailani: Mahaguru Tarikat Qadiriyah

0
33

BincangSyariah.Com – Syekh Abdul Qadir al-Jailani memiliki nama lengkap Abu Muhammad Muhyiddin Abdul Qadir al-Jailani bin Abi Shalih as Sayyid Musa bin Junki Dausit bin as-Sayyid Abdullah al-Jili bin as-Sayyid Yahya az-Zahid bin as-Sayyid Muhammad bin as-Sayyid Dawud bin as-Sayyid Musa bin as-Sayyid Abdullah bin as-Sayyid Musa al Juni.

Beliau lahir di Jaelan, sebelah laut Kaspia, Iran. Tentang tahun kelahirannya, ada banyak sekali pendapat yang berbeda-beda. Abdul Razaq al-Kailani dalam Syekh Abdul Qadir al-Jailani: Guru Para Pencari Tuhan menyebutkan bahwa pendapat paling sahih ialah pendapat dari Ibn al-Jauzi yang mengatakan bahwa tahun kelahiran al-Jailani ialah 1 Ramadhan 471 H.

Latar Belakang Keluarga

Ibunda beliau adalah seorang keturunan Sayyidina Husain (cucu Nabi Muhammad SAW), sementara ayahnya ialah keturunan Sayyidina Hasan. Inilah yang membuat sebagian orang juga memanggil beliau dengan pangilan Sayyid. Jika dirunut secara silsilah, kesufian beliau barangkali menurun dari Kakek beliau pihak Ibu, yakni Syekh Abdullah Saumi.

Kehidupan keluarga al-Jailani terbilang sederhana. Orangtuanya adalah petani yang menggarap sebidang tanah sekaligus sebagai peternak sapi. Sapi itu sendiri seringkali digunakan oleh al-Jailani sebagai alat untuk membajak tanah keluarga mereka.

Pada saat itu, kebanyakan penduduk Jailan bermazhab Hanbali, sehingga al-Jailani pun juga Hanbali. Hal inilah yang selanjutnya memantik keinginannya untuk pergi ke Baghdad sebagai pusat keilmuan mazhab Hanbali sekaligus kiblat ilmu pengetahuan di masa dinasti Abbasiyah.

Selepas mendapatkan ilmu pengetahuan dari kampung halamannya sendiri, al-Jailani kemudian pindah ke Baghdad pada tahun 1095 M pada usia 18 tahun. Sebuah riwayat menyebutkan bahwa saat ia berangkat, ibunya memiliki 80 dinar warisan dari sang ayah yang akan diberikan semuanya kepada al-Jilani. Hanya separuh yang al-Jilani ambil dari harta warisan tersebut, sisanya ia berikan kepada ibunya. Agar terhindar dari perampok, al-Jailani menyimpan uang itu di saku yang dijahit dibawah ketiak.

Selain menempuh pendidikan di Baghdad, al-Jailani juga diriwayatkan seringkali melakukan pengembaraan dalam rangka penyucian jiwanya. Sebagaimana diceritakan oleh al-Barzanji bahwa hal ini berlangsung selama lebih dari 25 tahun. Kesibukan menuntut ilmu dan berkelana inilah yang juga membuat al-Jailani baru menikah saat sudah berusia 51 tahun. Tepatnya pada tahun 521 H. Ia memiliki 4 orang istri dan 49 anak. Diantara anak-anak tersebut, yang cukup dikenal ialah:

  1. Syekh Abdul Wahab putra tertua, adalah seorang alim besar, penerus dan pengelola madrasah almarhum ayahnya, beliau juga seorang pemimpin sebuah kantor Negara terkenal.
  2. Syekh Isa, seorang guru hadis dan hakim negara. Beliau dikenal juga sebagai penyair, bermukim di Mesir hingga akhir ayatnya
  3. Syekh Abdul Razaq, seorang alim dan ahli hadist yang mewarisi kecenderungan ayahnya yang menjadi masyhur di Baghdad.
  4. Syekh Musa yang hijrah ke Damaskus hingga akhir hayatnya.
Guru-Guru al-Jailani

Al-Jailani merupakan seorang sufi yang mempelajari berbagai disiplin keilmuan dari banyak guru. Diantaranya ialah:

Ilmu Hadis

  1. Abu Ghalib Muhammad bin al Hasan al-Baqilani.
  2. Abu Bakar Ahmad bin Muzhaffar.
  3. Abu al Qasim Ali bin Bayan al-Razaq,.
  4. Abu Muhammad Ja’far ibn Ahmad al-Siraj.
  5. Abu Sa’d Muhammad bin al-Khusyaisyi.
  6. Abu Thalib bin Yusuf, Abul Ghanim Muhammad bin Muhammad bin Alin bin Maimun al-Farisi.
  7. Abu Qasim Ali bin Ahmad bin Banan al-Karkhi
  8. Abu al-Barakat Hibabatullah bin Mubarak
  9. Abdul ‘Izz Muhammad bin Mukhtar
  10. Abu Nashr Muhammad
  11. Abu Ghalib Ahmad
  12. Abu Abdillah Yahya
  13. Abu al Hasan bin al-Mubarakbin Thuyur
  14. Abu Manshur Abdurrahman al-Qanzaz
  15. Abu al-Barakat Thalhah al-Aquli, dan lain-lain.

Tasawuf

  1. Abu Muhammad Ja’far bin Ahmad al-Siraj
  2. Syaikh Hammad bin Muslim al-Dibbas
  3. al-Qadi Abu Sa’d al-Mubaraq bin Ali al-Muharrami

Fikih

  1. Syaikh Abu al-Wafa Ali bin ‘Aqil bin Muhammad bin ‘Aqil bin Abdullah al-Baghdadi al-Zari
  2. Syaikh Abu al-Khatab bin Ahmad bin Hasan bin Hasan al-„Iraqi al-Kalwazani.
  3. Ilmu sastra dan bahasa: Abu Zakariya Yahya bin Ali at-Tabrizi

Murid-Murid

Selama masa pengabdian 33 tahun sebagai pengajar, al-Jailani memiliki banyak sekali murid. Diantara yang paling terkenal ialah:

  1. Abdul Ghani bin Abdul Wahin al-Muqaddasi (penyusun kitab ‘Umdatu al-Ahkam fi Khair al-Anam).
  2. Al-Qadi Abu Mahasin Umar bin Ali bin Hadar al-Qurasyi, Abu Muhammad Abdullah bin Ahmad bin Muhammad bin Qadamah al-Maqdisi (penulis kitab al-Mughni )
  3. Imam al-Qudwah al-Syaikh Abud Amru Usman bin Marzuq bin Hamid bin Salamh al-Quraisyi.
  4. Syaikh Abu Fath Nasr al-Muna.
  5. Syaikh Abu Muhammad bin Utsman al-Baqqal.
  6. Imam Abu Hafash Umar bin Nasr bin Ali al-Gazzal.
  7. Syaikh Muhammad bin al-Kizan.
Karya-Karya Syekh Abdul al-Qadir al-Jailani
  1. Al-Gunyah li Thalibi Thariq al-Haqiqi ‘Azza wa Jalla
  2. Al-Fath ar-Rabbani wa al-Faid ar-Rahmani
  3. Yawaqit al-Hikam
  4. Ar-Rasail
  5. Tafsir al-Jailani
  6. Sirr al-Asrar fi Ma Yahtaj ilayh al-Abrar
  7. Futuh al-Ghaib
  8. Jalla al-Khatir
  9. Asrar al-Asrar
  10. Ash-Shalawat wa al-Aurad
  11. Al-Amr al-Muhkam
  12. Ushul as-Saba
  13. Mukhtashar Ulumuddin
  14. Ushul ad-Din
  15. Al-mawahib ar-Rahmaniyyah wa al-Futuh ar-Rabbaniyyah fi Maratib al-Akhlaq as-Saniya wa al-Maqamat al-Irfaniyyah
  16. Al-Fuyudat ar-Rabbaniyyah fi al-Aurad al-Qadiriyyah
  17. Bahjah al-Asrar
  18. Aurad Syaikh Abdul Qadir
  19. Malfuzdat
  20. Khamsata Asyara Maktuban
  21. Ad-Diwan dan lain-lain

Al-Jailani wafat pada malam sabtu, 10 Rabiul al-Tsani 561 H/ 13 Februari 1166 M pada usia 91 tahun. Selama hidupnya, Al-Jailani tidak pernah menderita sakit keras kecuali menjelang wafatnya. Al-Jailani mewariskan pemikiran-pemikirannya dalam berbagai kitab. Keturunan dan muridnya kemudian mendirikan suatu tarekat yang dikenal dengan tarikat Qadiriyah, tarekat yang kini memiliki pengikut dan pengaruh besar di dunia Islam termasuk Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here