Benarkah Orang Taat Beragama Bisa Hidup Lebih Sehat?

0
622

BincangSyariah.Com – Kesehatan merupakan hal yang sudah seharusnya kita jaga. Tidak dipungkiri bahwa orang yang sehat jiwa dan raganya akan dapat selalu memberikan pengaruh yang positif bagi orang di sekitar serta lingkungannya. Orang yang sehat biasanya akan bekerja lebih produktif dibanding orang yang kesehatan jasmani atau jiwanya terganggu. Lantas benarkah orang yang taat beragama hidupnya bisa lebih sehat?

Menurut Bediuzzaman Said Nursi, kegelapan hati dan pangkal penderitaan jiwa adalah putus asa. Mahakaryanya Risalah An-Nur tersebut nampaknya cocok dengan temuan terbaru para peneliti sosial. Teknologi MRIs menunjukkan bahwa otak orang yang taat beragama memiliki lapisan yang lebih tebal dibandingkan orang yang sebaliknya. Hasil riset tersebut senada dengan pesan dalam Q.S. Yusuf ayat 87:

وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

“Jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.”

Harold G. Koenig, Direktur Center for Spirituality, Theology, and Health di Duke University menyatakan dalam karyanya The Healing Power of Faith and Mental Health bahwa agama memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah menurunnya stres melalui doa, karena dengan berdoa seseorang akan merasakan pikiran yang lebih tenang.

Dan juga dalam Journal Of Affective Disorders disebutkan bahwa beriman pada sesuatu yang lebih baik dapat meningkatkan pengobatan seseorang secara signifikan bagi orang yang menderita penyakit jiwa. Karena itu dalam riset lanjutan yang dilakukan oleh Hayward menemukan menemukan adanya perkembangan hippocampus mereka selama 28 tahun. Hippocampus adalah bagian otak yang memperbesar peluang depresi serta Alzheimer di usia tua. Penelitian ini sekaligus menunjukkan orang yang menjalani kehidupan beragama, cenderung akan memiliki ukuran hippocampus yang lebih kecil dari yang tidak (orang Atheis).

Baca Juga :  Doa Meminta Dikuatkan Iman Agar Selalu Taat pada Allah

Bagi umat muslim, salat adalah tiang agama. Dengan mengingat Allah melalui salat, kita bisa menemukan titik solusi dari sebuah permasalahan. Dengan menyandarkan segalanya kepada Sang Maha Penolong, urusannya jadi mudah. Karena itu, menjalankan salat sebenarnya juga berarti membuka jalan bagi datangnya pertolongan Allah. Tersurat dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 153:

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ

“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan kesabaran dan salat.”

Jika salat dan ibadahnya benar, seorang Muslim seharusnya lebih siap menghadapi hidup dan problematikanya dibanding sebelumnya. Sebab itu sesuai janji Allah sendiri bahwa dengan mengingat Allah hati menjadi tenang, tidak mudah stres, depresi dan ujungnya menjadi lebih sehat. Dengan demikian, banyak dalil dan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dengan banyak ibadah berdampak baik pada kesehatan dan otak manusia. Oleh karena itu, tak ada ruginya kita lebih rajin lagi untuk terus beribadah kepadaNya.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here