Benarkah Iblis Berasal dari Golongan Malaikat?

1
1701

BincangSyariah.Com – Nabi Adam dimuliakan Allah dengan diciptakannya secara langsung oleh tangan Allah sendiri dan ditiupkan ruh Allah ke dalam dirinya. Berdasarkan hal inilah para malaikat diperintahkan untuk bersujud kepada Adam sebagaimana dijelaskan dalam firman-Nya QS.Hijr: 28-35.

Malaikat dengan patuh melakukan perintah Allah, namun Iblis menentang Allah dan bersikeras menolak bersujud kepada Adam. Dari sini dapat kita lihat perbedaan sifat dasar keduanya.

Ketika menolak bersujud kepada Nabi Adam, saat itulah Iblis berpaling dari ketaatan kepada Allah dengan kesengajaan, keingkaran, dan kesombongan dalam menjalankan perintah-Nya. Hal ini terjadi, karena pengkhianatan merupakan tabiat aslinya dan ia diciptakan dari unsur materi yang buruk sehingga ia memiliki kecenderungan watak seperti itu.

Sesungguhnya, ia (Iblis) adalah makhluk yang diciptakan dari api sebagaimana dijelaskan melalui firman-Nya. Di samping itu, juga berdasarkan penjelasan hadis Shahîh Muslim yang berasal dari Aisyah, dari Rasulullah bersabda, “Malaikat diciptakan dari cahaya. Jin diciptakan dari nyala api dan Adam diciptakan dari yang telah digambarkan (disifatkan) bagi kalian.” (HR. Muslim)

Iblis dan malaikat diciptakan dari dua material yang berbeda, keduanya bukan golongan yang sama. Dalam Qishah al-Anbiya, Ibnu Katsir mengutip penjelasan Hasan al-Bashri berkata, “Iblis tidak pernah menjadi (bagian dari golongan) malaikat walau hanya sekejap mata.”

Begitu pula Syahr bin Hausyab berkata, bahwa iblis berasal dari golongan jin. Ketika mereka melakukan kerusakan di bumi, Allah mengirimkan kepada mereka satu pasukan dari malaikat.

Selanjutnya, para malaikat itu membunuh mereka dan menggiring mereka ke wilayah pesisir pantai. Iblis termasuk yang ditawan kemudian para malaikat membawanya bersama bangsa jin ke langit. Saat itulah Iblis berada di langit. Ketika malaikat diperintah untuk bersujud kepada Adam, Iblis menolaknya.

Baca Juga :  Sejarah Perpindahan Kiblat pada Bulan Sya'ban

Berdasarkan riwayat dari Ibnu Abbas yang dikutip Imam Thabari dalam tafsirnya berkata, bahwa iblis berasal dari golongan yang hidup bersama kelompok malaikat yang disebut al-jinn. Golongan jin itu menguasai perbendaharaan surga dan Iblis adalah orang yang paling mulia di antara mereka. Iblis pulalah di antara mereka yang paling banyak menguasai ilmu dan paling banyak ibadahnya. Ia mempunyai empat sayap. Selanjutnya, Allah mengubahnya menjadi setan yang terkutuk.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

  1. Semua yg dicipakan Allah adalah af’alNya, malaikat, jin, iblis, manusia dan seluruh alam semesta. Tugas kita pd tahap pertama mengenal Allah, sifat dan af’alNya. Kemudian mengarmoniskan potensi yg kita miliki berupa nur, qolbu dan jasad kpd Allahu robby. Selanjutnya barulah kita mampu menjalankan tugas kekhalifahan kita. Jika tdk maka perbuatan apa pun yg kita lakukan tdk akan memenuhi syarat utk dpt menyelamatkan diri kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here