Benarkah Hadis dalam Ihya Karya Imam Al-Ghazali Daif dan Palsu? Ini Kata Prof Said Agil Husin Al Munawar

2
1600

BincangSyariah.Com – Pernyataan mengenai hadis-hadis dalam Ihya Ulumiddin karya Imam al-Ghazali daif bahkan maudhu seringkali disampaikan oleh orang-orang yang tidak memahami cara ulama sufi menerima hadis Nabi. Pada salah satu acara pengajian, ada salah seorang jemaah yang bertanya pada Prof Habib Said Agil Husin Al Munawar mengenai keraguan sebagian Muslim mengenai hadis-hadis yang terdapat dalam Ihya Ulumiddin.

Dalam menanggapi pertanyaan tersebut, Guru Besar Ilmu Hadis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta membantah pernyataan tersebut.

Menurutnya, salah satu hal yang menunjukkan bahwa kitab Ihya itu dianggap penting dan hadis yang dikutip al-Ghazali dapat dipertanggungjawabkan adalah takhrij hadis atas kitab tersebut. Al-Iraqi merupakan salah satu ulama yang melakukan takhrij atas hadis-hadis dalam kitab Ihya. Kitab tersebut bernama al-Mughni ‘an Hamlil Asfar fil Asfar fi Takhriji ma fil Ihya minal Akhbar.

Selain itu, menurut Said Agil, imam al-Ghazali itu ulama yang multidisipliner, dan menguasai banyak ilmu. Setelah ia merasa tidak mendapatkan apa-apa atas ilmu zahir yang dipelajarinya, akhirnya Imam al-Ghazali menyepi atau uzlah tidak berkomunikasi dengan makhluk selama enam tahun. Saat itulah ia mendapatkan ilmu makrifat sebagaimana para wali dan ulama sufi.

Menurut Said Agil, hadis-hadis yang ditulis dalam Kitab Ihya ‘Ulumiddin itu dilakukan setelah penulisnya bertemu langsung dengan Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam. Ulama-ulama yang hatinya bersih bisa sangat mudah bertemu dengan Rasulullah. Said Agil mencontohkan gurunya sendiri, Syekh Yasin Padang.

Suatu saat Said Agil Al Munawar kebingungan menentukan apakah redaksi Arab yang dibacanya itu hadis atau bukan. Ia merujuk beberapa kitab hadis, namun tidak menemukannya. Akhirnya ia diberi ilham untuk bertanya pada Syekh Yasin.

Baca Juga :  Sepuluh Nasihat kepada Pemimpin dari Imam al-Ghazali

Saat bertanya pada Syekh Yasin, Agil diminta untuk mendatangi gurunya tersebut esok hari. “Nanti saya tanyakan langsung pada Rasulullah. Besok kamu ke sini lagi,” ujar Syekh Yasin pada Said Agil dalam cerita tersebut.

Keesokan harinya, Syekh Yasin pun mendapati bahwa apa yang ditanyakan Said Agil merupakan hadis Nabi. Syekh Yasin langsung mendapatkan jawaban dari Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam.

2 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com-  Kitab Ihya ‘Ulumiddin adalah kitab monumental karangan seorang ulama yang digelari Hujjatul Islam yang bernama lengkap Muhammad bin Muhammad Abu Hamid al Ghazali. Sekalipun kitab tersebut sangat dikagumi oleh kebanyakan para ulama, tetapi tetap saja masih ada orang yang mengkritik kitab tersebut terutama dari sisi hadis-hadis bermasalah yang terdapat didalamnya. (Baca: Benarkah Hadis dalam Ihya Karya Imam Al-Ghazali Daif dan Palsu? Ini Kata Prof Said Agil Husin Al Mun…) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here