Belajar Dermawan dari Sayyidah Aisyah

0
902

BincangSyariah.Com – Dermawan itu orang yang nurah hati. Banyak dari kita telah diberkati oleh orang yang telah membantu kita saat kita membutuhkannya, memberikan kita nasihat ketika kita sedang bingung. Menjadi murah hati sangat baik untuk orang-orang di sekitar.

Memiliki sifat dermawan tidaklah membuat kita jatuh miskin, melainkan bisa meghadirkan manfaar yang luar biasa dan memicu kesuksesan segera. Selain dari pada itu, secara psiklogis, orang yang dermawan itu hidupnya bahagia. Bagaimana tidak? Ia lebih banyak memberikan daripada mengambil.

Belajar untuk bisa memiliki sikap dermawan itu bisa dari siapa saja, salah satunya Sayyidah Aisyah. Seorang istri nabi yang merupakan putri dari pasangan ternama, yaitu Abu Bakar dan Ummi Ruman. Kedermawanan Sayyidah Aisyah patut ditiru oleh umat Islam.

Beliau pernah memberikan makanan satu-satunya yang beliau miliki, hanya untuk seseorang yang datang ke rumahnya untuk meminta makanan. Beliau tidak mengatakan”maaf’ layaknya kita yang menjawab “maaf’ ketika seseorang meminta sumbangan saat kita makan di warung. Beliau lebih mengutamakan orang lain daripada untuk dirinya sendiri. Potret kedermawanan beliau dikisahkan dalam hadis riwayat Bukhari:

دَخَلَتْ امْرَأَةٌ مَعَهَا ابْنَتَانِ لَهَا تَسْأَلُ فَلَمْ تَجِدْ عِنْدِي شَيْئًا غَيْرَ تَمْرَةٍ فَأَعْطَيْتُهَا إِيَّاهَا فَقَسَمَتْهَا بَيْنَ ابْنَتَيْهَا وَلَمْ تَأْكُلْ مِنْهَا ثُمَّ قَامَتْ فَخَرَجَتْ فَدَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْنَا فَأَخْبَرْتُهُ فَقَالَ مَنْ ابْتُلِيَ مِنْ هَذِهِ الْبَنَاتِ بِشَيْءٍ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنْ النَّار

Ada seorang wanita datang kerumahku dengan membawa dua putri nya lalu dia meminta makan kepadaku, sedangkan aku tidak memiliki sesuatu kecuali kurma, dan aku berikan kepadanya, maka wanita itu membagi kurma untuk kedua putrinya, kemudian dia pulang. Lalu Nabi masuk ke dalam rumah dan aku bercerita, lalu beliau bersabda,‘Barang siapa yang diserahi anak perempuan, lalu ia mendidiknya dengan baik, anak-anak mereka itu menjadi penghalang dirinya dari api neraka.’” (HR. Bukhari)

Baca Juga :  Keutamaan Bilal bin Rabah

Sifat dermawan yang melekat pada Sayyidah Aisyah tersebut membuat hatinya semakin bersih dan mudah tergugah. Dengan demikian sikap dermawan tersebut bisa mendatangkan ridha Allah. Jika hidupnya dilimpahi ridha Allah, segala kebaikan akan di terima oleh-Nya.

Hal itu menunjukkan bahwa seseorang yang bersedekah secara ikhlas akan mendatangkan keistimewaan-keistimewaan baik bagi diri kita dan orang lain. keistimewaan-keistimewaan itu diantaranya mendapatkan perisai yang menjaga siksaan neraka, mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT, mendapatkan kemurahan rezeki, menolak bencana, menjadi obat bagi penderita sakit, mendapat syafaat di akhirat kelak.

Rasulullah juga pernah memberi kabar gembira kepada wanita muslimah yang senantiasa bersedekah, sekalipun harta yang di sedekahkan milik suaminya , dia akan mendapatkan pahala. Dari Aisyah dia berkata, Rasulullah bersabda:

مَا أَنْفَقَتْ الْمَرْأَةُ مِنْ بَيْتِ زَوْجِهَا , غَيْرَ مُفْسِدَةٍ , كَانَ لَهَا أَجْرُهَا , وَلَهُ مِثْلُهُ بِمَا كَسَبَ , وَلَهَا بِمَا أَنْفَقَتْ , وَلِلْخَازِنِ مِثْلُ ذَلِكَ , مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْتَقَصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ

Apabila seorang wanita menafkahkan harta dari rumah (harta) suaminya dengan tidak berlebihan, maka wanita tersebut mendapatkan pahala dari apa yang telah ia keluarkan, dan suaminya pun mendapatkan pahala dari usahanya, dan penjaga gudangnya pun mendapatkan pahala, yang pahalanya tidak mengurangi pahala yang lainnya (HR. Bukhari)

Dengan demikian, kedermawanan itu meruapakan sifat terpuji yang dicontohkan oleh Nabi dan istrinya. Perbuatan ini dilakukan atas dasar semangat suka menolong orang lain yang membutuhkannya, tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apa pun, baik materi maupun pujian.

Kedermawanan dilakukan dengan penuh keikhlasan. Jika satu-satunya kurma yang ada di rumah Sayyidah Aisyah direlakan untuk yang datang membutuhkan makanan, lantas tidak tergugahkah hati kita untuk sedikit membagi rezeki yang diberikan Allah? Sementara kita masih memiliki banyak nikmat lainnya dari-Nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here