Akan Bebas dari Penjara, Abu Bakar Baasyir Masih Menolak Pancasila

1
497

BincangSyariah.Com – Keenganan Abu Bakar Baasyir menandatangai janji setia terhadap pancasila atas komitmennya sebagai warga negara Indonesia menuai tanggapan dari para elit politik.

Tanggapan tersebut datang dari Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang merasa perlu membuktikan komitmen Abu Bakar Baasyir sebagai warga negara Indonesia agar tindak atau perencanaan yang berbau terorisme tidak lagi terulang.

Menurut Hasto, pancasila dan keutuhan NKRI merupakan harga mati bagi seluruh warga Indonesia dan tidak boleh terlepas dari ideologi tersebut. Karena itu ia meminta agar siapa saja yang tidak berkomitmen terhadap Pancasila agar mencari status warga negara di luar Indonesia.

“Setiap warga negara Indonesia wajib untuk setia pada Pancasila dan NKRI. Jadi PDIP sangat kokoh di dalam menjalankan perintah konstitusi itu,” kata Hasto Kristiyanto di Kantor DPC PDIP Jakarta Timur, Minggu (20/1) sebagimana dilansir dalam wartakota.com.

Pada dasarnya ia menyatakan dukungan atas keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membebaskan terpidana terorisme tersebut atas dasar kemanusiaan. Akan tetapi kemanusiaan tidak boleh bertabrakan dan melanggar konstitusi.

“Itu sudah kami jelaskan bahwa ini lebih kepada aspek kemanusiaan. Tetapi prinsip kemanusian tidak boleh melanggar konstitusi, karena itulah terkait dengan Pancasila dan NKRI itu tidak bisa ditawar,” katanya.

Karena itulah pihaknya meminta agar Abu Bakar Baasyir menandatangani janji setia terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia bukan menganut ideologi negara serikat yang diusung para kelompok yang menamakan dirinya jihadis.

Hasto menegaskan bahwa beralih dari NKRI ke negara serikat justru berpotensi menggerus sendi-sendi persatuan bangsa. Sehingga semua warga harus menanamkan hal tersebut sebagai ideologi dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia untuk menjaga persatuan bangsa ini.

Baca Juga :  Peristiwa Sejarah Islam di Bulan Dzulqa'dah

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here