Bacaan yang Dibaca Ketika Imam Membaca Surah At-Tin

3
22141

BincangSyariah.Com – Bagi makmum tugas utama adalah mengikuti imamnya di dalam shalat berjamaah. Dan ketika imam membaca surah Al-Qur’an setelah membaca Al-Fatihah, bagi makmum cukup mendengarkan ayat atau surah yang dibaca imam.

Saat imam membaca surah At-tin ayat terakhir “Alaisa Allahu bi ahkamil hakimiin/ Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?. Bagi makmum yang mendengarkan disunahkan membaca kalimat berikut.

بَلَى، وَأَنَا عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ

Iya, Saya menyaksikan hal itu. (bersaksi bahwa Allah Hakim yang seadil-adilnya).

Imam An-Nawawi di dalam kitab Raudlatut Thalibin Wa Umdatul Muftin berkata:

يُسْتَحَبُّ لِلْقَارِئِ فِي الصَّلَاةِ، وَخَارِجِهَا، إِذَا مَرَّ بِآيَةِ رَحْمَةٍ، أَنْ يَسْأَلَ الرَّحْمَةَ: أَوْ بِآيَةِ عَذَابٍ، أَنْ يَسْتَعِيذَ مِنْهُ، أَوْ بِآيَةِ تَسْبِيحٍ، أَنْ يُسَبِّحَ، أَوْ بِآيَةٍ مَثَلٍ أَنْ يَتَفَكَّرَ، وَإِذَا قَرَأَ: ﴿أَلَيْسَ اللهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ﴾ [التِّينِ: 8] قَالَ: “بَلَى، وَأَنَا عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدَيْنِ”، وَإِذَا قَرَأَ: ﴿فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ﴾ [الْمُرْسَلَاتِ: 50] قَالَ: “آمَنَّا بِاللهِ”، وَالْمَأْمُومُ يَفْعَلُ ذَلِكَ لِقِرَاءَةِ الْإِمَامِ عَلَى الصَّحِيحِ.

Disunahkan bagi orang yang membaca Al-Qur’an baik di dalam maupun di luar shalat ketika melewati ayat rahmat, maka ia meminta rahmat. Ketika melewati bacaan tentang ayat azab, maka ia meminta perlindungan dari azab tersebut. Ketika melewati bacaan ayat tasbih, maka ia membaca tasbih. Ketika melewati ayat tentang perumpamaan, maka ia hendaknya berpikir. Dan ketika ia membaca “Alaisa Allahu bi ahkamil hakimiin/ Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?. (Q.S. At-Tin:8 ), maka ia membaca Balaa wa ana alaa dzaalika minasy syaahidin (Iya, Saya menyaksikan hal itu). Ketika membaca ayat Fabiayyi Hadiisin ba’dahu yu’minuun (Maka kepada perkataan apakah selain Al Quran ini mereka akan beriman?)(Q.S. Al-Mursalaat: 50), maka ia  membaca “Aamanna bihi/ Kami beriman kepada Allah”. Dan makmum membaca bacaan tersebut karena bacaan imam menurut pendapat yang shahih.

Baca Juga :  Ini 5 Klasifikasi Fakir Menurut Imam Al-Ghazali

Demikianlah bacaan yang disunahkan ketika membaca surah At-Tin, atau mendengar imam membaca surah At-Tin di dalam shalat. Yakni hendaknya membaca Balaa wa ana alaa dzaalika minasy syaahidin. (Iya, Saya menyaksikan bahwa Allah hakim seadil-adilnyal). Wa Allahu A’lam bis Shawab.

3 KOMENTAR

  1. Assalamulaikum we. Wb
    Terima kasih atas postingan bermanfaat ini. Mohon dicek di harakat hadits di atas tertulis Wa ana ala dzalika minas SHAHIDAYNI. Mungkin maksudnya Shahidiina (majrur – jamak salim). Terima kasih dan mohon maaf.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here