Sejarah Awal Mula Islam di India

1
1579

BincangSyariah.Com – Islam pertama kali dibawa ke India oleh kaum Arab pada masa awal pemerintahan Dinasti Umayyah. Kala itu India masih dikuasai oleh kerajaan Hindu. Kerajaan Islam baru kali pertama berdiri saat Mahmud Gaznawi berhasil menyingkirkan kerajaan Hindu di India utara pada abad ke-13. Hingga pada akhirnya Mahmud Gaznawi berhasil menguasai India Utara dan menjadi Sultan ke-3 Dinasti Ghaznawi yang pusat pemerintahannya di Afghanistan. Perluasan wilayah Dinasti Gaznawi akhirnya sampai pada bagian India Utara. (Jejak Islam di Dunia; Puasa di Kerala, Pintu Masuk Islam Awal di India)

Setelah berhasil menguasai Lahore dan Punjab, Dinasti Gaznawi runtuh juga dan disingkirkan oleh Dinasti Guri yang melakukan perluasan wilayah pemerintahan sampai akhir abad 12. Dinasti Guri didirikan oleh Muizzudin Guri. Bersama para jenderal tentaranya yaitu, Qutbuddin Aybak dan Iktiyaruddin Muhammad Khalji Muizzudin, Guri memperluas wilayah kekuasaannya. Saat situasi perpolitikan mulai melemah, Aybak memproklamirkan dirinya sebagai Sultan di Delhi (1206-1210 M). Setelah itu dinasti yang menguasai Delhi silih berganti runtuh dan berdiri. Seperti Dinasti Mamluk, Khalji, Tugluq, Sayid, Lody dan Suri. Dinasti Suri adalah Kerajaan Islam terakhir yang menguasai India hingga akhirnya diserang oleh tentara Mogul pada tahun 1555 M.

Qutbuddin Aybak, sultan di Delhi berkuasa setelah Dinasti Guri sekaligus ia juga pernah menjadi jenderal tentara di Dinasti Guri yang memiliki peran pada saat Dinasti Guri masih berkuasa. Ia berhasil menaklukkan India Utara  dan membangun kekuatan Islam. setelah Dinasti Guri melemah dan lantas ia mengukuhkan dirinya sebagai sultan di Delhi, ia lalu membentuk Dinasti Mu’izzi. Masa kepemimpinannya berlangsung selama empat tahun yang kemudian digantikan oleh putranya, Iletmish (1211-1236 M).

Baca Juga :  Meresapi Makna "Allahu Akbar"

Seperti yang terjadi pada dinasti lainnya, Dinasti Mu’izzi akhirnya tersingkirkan juga oleh suku Khalji yang kala Dinasti Guri berdiri memiliki peran terhadap pemerintahannya. Setelah menjatuhkan Dinasti Mu’izzi, suku Khalji mendirikan dinasti bernama Dinasti Khalji pada tahun 1290 M. Sultan Alaudiin Muhammad Syah I (1296-1316 M) salah satu sultan yang pernah memimpin di Dinasti Khalji berambisi menjadikan Delhi sebagai kerajaan Islam yang besar. Namun hal tersebut tidak berhasil karena Mogul sudah terlebih dahulu menyerang Delhi. Ekspansi yang dilakukan akhirnya hanya meliputi wilayah India Selatan.

Upaya perebutan kekuasaan selalu terjadi di setiap dinasti di suatu wilayah. India berkali-kali mengalami pergantian dinasti demi ingin menguasai negara itu hanya dari satu keturunan. Artinya sistem yang dianut oleh dinasti-dinasti ini adalah sistem monarki. Setelah beberapa dinasti berdiri hingga pada akhirnya Dinasti Lody yang berdiri juga merupakan hasil dari perebutan kekuasaan dari Dinasti Sayid.

Dinasti Lody berperan dalam menyebarkan Islam hingga ke India bagian tengah lalu memindahkan pusat pemerintahan ke Kota Agra. Konflik internal pun muncul pada masa pemerintahannya. Tepat kala itu panglima dari Dinasti Lody justru meminta Sultan Babur dari Dinasti Mogul untuk mengntervensi Delhi. Namun dinasti Islam tetap berdiri sampai Dinasti Suri hingga akhirnya runtuh juga. Pada tahun 1555 Masehi Dinasti Mogul resmi menaklukkan Delhi dan dinasti Islam sudah tidak berkuasa.

Jasa dari beberapa dinasti Islam yang pernah berdiri dan berkuasa di India adalah perluasan wilayah Islam dan juga penyebaran agama Islam sampai ke seluruh anak benua sekitar India seperti Bangladesh, Agra, Pakistan, Punjab dan Lahore. Saat ini masih terdapat Qutub al-Minar setinggi 73 meter yang merupakan menara masjid Kuwat al-Islam, peninggalan kerajaan Islam di Delhi. Menara ini dahulu berfungsi sebagai menara pengawas dan sebagai tugu kemenangan.

Baca Juga :  Jejak Islam di Dunia: Puasa di Kerala, Pintu Masuk Awal Islam di India

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Dalam UU Kewarganegaraan India yang baru, tercatat akan mempercepat pemberian kewarganegaraan untuk warga dari enam agama: Hindu, Sikh, Buddha, Jain, Parsi, dan Kristen yang berasal dari negara tetangga Afghanistan, Bangladesh dan Pakistan, jika mereka datang ke India sebelum 2015. Namun, dalam UU tersebut tak dicantumkan agama Muslim. (Baca: Sejarah Awal Mula Islam di India) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here