Asal Usul Syair Tombo Hati, Ternyata dari Kitab Kuning

0
1254

Lagu Tombo Ati yang dipopulerkan oleh Opick, penyanyi religi ternyata berasal dari nasihat seorang Sufi bernama Syekh Ibrahim Al-Khawwash yang dikemudian dikemas mejadi dua bait syair oleh Sayyid al-Bakri bin Sayyid Muhammad as-Syatha’ dalam kitabnya Kifayatul Atqiya menggubah syair,

و دواء قلب خمسة فتلاوة # بتدبر المعنى و للبطن الخلا

و قيام ليل و التضرع بالسحر # و مجالسات الصالحين

Obat hati itu ada lima: membaca Alquran dengan merenungi maknanya, mengosongkan perut (perbanyak berpuasa)

Salat malam, perbanyak zikir malam, berkumpul dengan orang-orang saleh.

Kemudian bait tersebut dijelaskan oleh Sayyid Bakri secara rinci:

  1. Membaca Alquran

Beliau menjelaskan membaca Alquran dengan merenungi makna mampu melapangkan hati dan meningkatkan rasa takut kepada Allah dengan catatan tetap menjaga adab-adab membaca Alquran seperti berwudu, menutup aurat, dan menghadap kiblat. Sebab Alquran merupakan pedoman umat Muslim yang berisi petunjuk, hukum, dan kisah-kisah yang bisa diambil ibrahnya.

  1. Memperbanyak Berpuasa

Berpuasa dan menyedikitkan makan mampu mencegah diri dari berbagai penyakit, mengistirahatkan hati dan mencegah dari perbuatan zalim. Berpuasa juga meringankan tubuh kita untuk beribadah. Imam Suyuthi menyebutkan hadis Rasulullah saw. Dalam kitab Lubabul Hadis yaitu, “lapar adalah puncak dari ibadah.”

  1. Salat Malam

Salat malam menjadi obat hati sebab ia bisa melepaskan kita dari belenggu setan, mencegah kita dari perbuatan dosa, mencegah kita dari penyakit, ibadah yang diridai Allah dan merupakan kebiasaan orang-orang saleh.

  1. Perbanyak Zikir Malam

Malam hari merupakan waktu yang paling tepat untuk bermunajat kepada Allah dan juga merupakan waktu yang paling mudah untuk diijabah doa-doanya.

Dari Abu Hurairah Rasulullah saw. Bersabda: “Allah turun setiap malam ke langit dunia pada akhir waktu sepertiga malam dan berfirman: barang siapa yang berdoa kepadaku maka akun kukabulkan, yang memint padaku akan kuberikan, dan yang memohon ampun  kepadaku akan kuampuni.” (H.R. Bukhari)

  1. Berkumpul dengan Orang Saleh
Baca Juga :  Gus Baha' dan Peci Putih

Berkumpul dengan orang saleh membuat diri kita secara tidak sadar mengikuti kebiasaan dan perkataan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here