Apakah Peristiwa Terbelahnya Bulan Benar Terjadi?

0
833

BincangSyariah.Com – Salah satu pelajaran agama Islam saat duduk di bangku sekolah adalah mukjizat Nabi Muhammad saw. yang dapat membelah bulan. Lalu, apakah peristiwa membelah bulan tersebut benar-benar terjadi?

Mukjizat adalah suatu peristiwa di luar kebiasaan manusia yang ditampakkan oleh Allah di tangan seseorang yang mengaku menjadi Nabi. Berbeda dengan karamah yang tampak di tangan seorang wali, dan adanya bukan sebagai tandingan. Sementara mukjizat tampak sebagai tandingan atas apa yang sedang berkembang di masyarakat saat itu. Seperti Nabi Musa a.s. yang dapat mengubah tongkat menjadi ular. Hal ini disebabkan karena pada zaman Nabi Musa a.s. banyak sekali penyihir yang sangat ahli merubah tongkat menjadi ular.

Begitu pula dengan Nabi Muhammad saw. beliau memiliki beberapa mukjizat. Dan Alquran adalah mukjizat beliau yang paling masterpiece, di mana Alquran hadir sebagai tandingan atas kelihaian kaum Quraisy mengarang puisi dengan syair yang sangat indah.

Sementara mukjizat Nabi Muhammad saw. membelah bulan memang benar-benar terjadi di masanya. Hal ini telah diceritakan oleh sahabat Anas bin Malik r.a. sebagai berikut.

أَنَّ أَهْلَ مَكَّةَ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُرِيَهُمْ آيَةً فَأَرَاهُمْ انْشِقَاقَ الْقَمَرِ (رواه البخاري)

Bahwasaanya penduduk Makkah (dulu) meminta kepada Rasulullah saw. untuk memperlihatkan satu tanda (kerasulan Nabi saw.), maka Nabi saw. memperlihatkan mereka terbelahnya bulan. (HR. Al-Bukhari).

Sahabat Ibnu Abbas r.a. juga memberikan kesaksian yang sama di dalam salah satu riwayatnya.

أَنَّ الْقَمَرَ انْشَقَّ فِي زَمَانِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (رواه البخاري)

Sungguh bulan (benar-benar) terbelah pada zaman Nabi saw. (HR. Al-Bukhari).

Peristiwa terbelahnya bulan menjadi dua tersebut merupakan sebagai tandingan atas kaum Quraisy saat itu yang menantang beliau untuk memberikan bukti kenabiannya. Imam Al-Qurthubi di dalam tafsirnya juga memaparkan sebuah riwayat sebagai bukti peristiwa terbelahnya bulan benar-benar terjadi.

Baca Juga :  Abdurrahman bin Auf dan Sa'ad bin Ar-Rabi': Sahabat Sampai Akhirat

أن المشركين قالوا للنبي صلى الله عليه وآله وسلم: إن كنت صادقًا فاشقق لنا القمر فرقتين، فقال: «إِنْ فَعَلْتُ تُؤْمِنُونَ؟» قالوا: نعم. وَكَانَتْ لَيْلَةَ بَدْرٍ، فَسَأَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآله وَسَلَّمَ رَبَّهُ أَنْ يُعْطِيَهُ مَا قَالُوا، فَانْشَقَّ الْقَمَرُ فِرْقَتَيْنِ.

Orang-orang musyrik sungguh telah mengatakan kepada Nabi saw. “Jika kamu benar, maka belahlah bulan itu untuk kita menjadi dua bagian.” Nabi saw. bersabda, “Jika aku melakukannya, apakah kalian akan beriman?” “Iya”, jawab mereka. Dan saat itu adalah malam bulan purnama. Lalu Rasulullah saw. meminta kepada Tuhannya untuk memberikannya seperti apa yang mereka minta. Maka, bulan pun terbelah menjadi dua bagian.

Bukti lainnya tentang terbelahnya bulan pun juga disaksikan oleh Ibnu Mas’ud r.a. ia berkata

انْشَقَّ الْقَمَرُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وآله وسلم شِقَّتَيْنِ، فَقَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وآله وسلم: «اشْهَدُوا». (رواه البخاري)

Bulan itu terbelah pada masa Rasulullah saw. menjadi dua bagian. Lalu Nabi saw. bersabda, “Saksikanlah”. (HR. Al-Bukhari)

Dan banyak mufassir pun mengaitkan peristiwa ini dengan firman Allah Swt. di dalam surah Al-Qamar ayat 1

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ [القمر: 1]

Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan.

Demikianlah salah satu bukti bahwa mukjizat Nabi saw. membelah bulan menjadi dua bagian benar-benar terjadi. Mayoritas ulama pun telah sepakat bahwa peristiwa ini haruslah diyakini kebenarannya. Hal ini pun menjadi bukti bahwa Nabi saw. benar-benar utusan Allah Swt. yang mampu menjawab tantangan kaumnya. Wa Allahu A’lam bis Shawab.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here