Apakah Nabi Muhammad Melakukan Tahallul ?

0
10

BincangSyariah.Com – Berdasarkan banyak riwayat disebutkan bahwa Nabi Saw melaksanakan ibadah haji hanya sekali dalam seumur hidupnya. Kemudian haji Nabi Saw ini dikenal dengan sebutan haji wada’ atau haji perpisahan. Hal ini karena jelang beberapa bulan sejak beliau melaksanakan haji, beliau wafat menghadap Allah pada tahun ke sebelas hijriyah.

Dalam kitab Hayat Muhammad, Muhammad Husain Haikal mengatakan bahwa Nabi Saw berangkat haji pada tanggal dua puluh lima (25) Dzulqa’dah tahun ke-19 hijriyah. Beliau membawa semua istrinya, dengan masing-masing membawa unta kendaraan sendiri.

Pada waktu itu, kaum muslimin yang mengikuti beliau melaksanakan haji begitu banyak. Sebagian penulis sejarah menyebutkan, jumlahnya tak kurang dari 90 ribu orang. Ada pula yang mengatakan, jumlahnya bahkan mencapai 114 ribu orang.

Di antara amalan haji yang Nabi Saw lakukan adalah tahallul dengan mencukur semua rambutnya. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim, Imam Ahmad, dan Abu Daud, dari Anas bin Malik, dia berkata;

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ أَتَى مِنًى فَأَتَى الْجَمْرَةَ فَرَمَاهَا ثُمَّ أَتَى مَنْزِلَهُ بِمِنًى وَنَحَرَ ثُمَّ قَالَ لِلْحَلَّاقِ: خُذْ وَأَشَارَ إلَى جَانِبِهِ الْأَيْمَنِ، ثُمَّ الْأَيْسَرِ، ثُمَّ جَعَلَ يُعْطِيهِ النَّاسَ

Sesungguhnya Rasulullah Saw datang di Mina, kemudian beliau menuju Jamrah Aqabah atau Kubra, maka beliau melontarnya, kamudian beliau datang ketempat [mabit] beliau di Mina, di sana beliau menyembelih hewan kurban. Sesudah itu, beliau berkata kepada tukang cukur; Cukurlah rambutku, sambil beliau memberi isyarat ke kepalanya sebelah kanan dan sebelah kirinya serta memberikan rambutnya kepada para sahabat.

Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abdullah bin ‘Umar, dia berkata;

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَلَقَ رَأْسَهُ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ

Sesungguhnya Rasulullah Saw mencukur rambut kepalanya di haji wada’.

Berdasarkan dua hadis di atas, maka dapat diketahui bahwa Nabi Muhammad melakukan tahallul dengan mencukur rambutnya saat beliau melaksanakan haji wada’. Juga berdasarkan dua hadis atas, para ulama berpendapat bahwa tahallul dengan mencukur atau memotong rambut hukumnya adalah wajib, karena hal itu dilakukan oleh Nabi Saw.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here