Apakah Jodoh di Dunia bisa Sama dengan Jodoh di Akhirat?

4
5386

BincangSyariah.Com –  Mungkin di antara kita ada yang bertanya-tanya apakah bisa jodoh di dunia sama dengan jodoh kita yang ada di akhirat?Pertanyaan serupa ditanyakan kepada Quraish Shihab dalam acara Talk Show Narasi TV.

Menurut Cendekiawan Islam itu, jodoh di akhirat bisa saja sama dengan jodoh di dunia, tapi bisa juga tidak sama. Hal tersebut pernah ditanyakan oleh salah satu Ummul Mukminin kepada Rasulullah.

Dalam sebuah cerita dalam Shirah Nabawiyah, lanjut Ahli Tafsir yang sering disapa Abi Quraish itu, ada kisah seorang istri nabi bernama Ummu Salamah, dia sangat cinta suaminya, tapi suaminya gugur dalam perang.

Untuk membalas jasa-jasa suaminya yang telah gugur di medan perang, Ummu Salamah dilamar oleh Nabi Muhammad. Beliau mengirim Umar bin Khathab untuk menyampaikan maksudnya kepada Ummu Salamah. Sebagaimana diketahui, perkawinan Nabi antara lain untuk menolong janda-janda.

Ummu Salamah pada mulanya tidak bersedia, karena dia sangat mencintai suaminya. Apalagi dia sudah berumur, banyak anak dan pencemburu. Namun atas bujukan Rasulullah, akhirnya mereka menikah.

Suatu ketika Ummu Salamah terkenang suaminya, lalu dia berkata dalam hati, “Bagaimana nanti saya di akhirat? saya punya suami nabi, saya juga mencintainya tapi saya juga mempunyai suami yang lalu yang saya cintai,”

Maka dia bertanya kepada nabi pertanyaan serupa, Nabi menjawab “Wahai Ummu Salamah, ketahuilah di akhirat nanti seorang wanita yang mempunyai dua suami dalam perjalanan hdupnya maka di akhriat dia akan ditanya, dengan siapa kamu mau bersama. Maka dia akan memilih siapa yang paling baik akhlaknya.”

“Jadi Allah akan memberikan pilihan itu kepada istri,” jelas Abi Quraish.

Namun perlu diketahui, di akhirat tidak ada cemburu. Cemburu hanya ada di dunia untuk mendorong seseorang mencapai kesempurnaan. Kita tidak bisa menganalogikan kehidupan di dunia dengan kehidupan setelah kematian.

Baca Juga :  Lima Anak Iblis dan Tugas Pokoknya

Wallahu’alam.

4 KOMENTAR

  1. Assalamu’alaikum ustaz. Saya punya pertanyaan. Apabila seseorang perawan sampai mati, bisakah di surga ia meminta untuk menikah dengan seseorang yang di dunianya sudah beristri? Nabi Muhammad misalnya atau seseorang yang kita cintai. Terimakasih

  2. Assalamu’alaikum ustaz. Saya punya pertanyaan. Apabila seseorang perawan perawan sampai mati, bisakah ia meminta untuk menikah dengan seseorang Sholeh yang sudah beristri di dunia? Misalnya Nabi Muhammad atau apabila tidak bisa seseorang yang kita cintai. Bukankah apapun yang kita inginkan di surga dikabulkan? Terimakasih
    Wassalamu’alaikum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here