Apa Kata Para Tokoh Tentang Seni Islam?

1
30

BincangSyariah.Com – Pengertian seni Islam mesti dipertegas lagi. Sebab, jika ditelisik lebih jauh, agama Islam sebenarnya tidak memberikan teori atau ajaran rinci tentang seni Islam dengan segala bentuk di dalamnya.

Oleh sebab itu, tak mengherankan apabila seni dalam Islam belum mempunyai batasan-batasan tertentu yang bisa diterima oleh semua pihak. Terkait hal ini, Sayyed Hossein Nasr menjelaskan dalam buku Spiritualitas dan Seni Islam (1987) sebagai berikut:

Seni Islam adalah hasil dari pengejawantahan keesaan pada bidang keanekaragaman yang merefleksikan Ke-Esaan Illahi, kebergantungan keanekaragaman kepada Tuhan Yang Maha Esa, kesementaraan dunia dan kualitas-kualitas positif dari eksistensi kosmos atau makhluk sebagaimana difirmankan oleh Allah Swt. dalam Al-Qur’an.

Setali tiga uang dengan Sayyed Hossein Nasr, Mufasir kenamaan Indonesia M. Quraish Shihab juga memaparkan tentang seni Islam dalam bukunya yang berjudul Wawasan Al-Qur’an (1996) sebagai berikut:

Kesenian Islam tidak harus berbicara tentang Islam, ia tidak harus berupa nasihat langsung, atau anjuran berbuat kebajikan, bukan juga abstrak tentang akidah.

Beliau menambahkan bahwa sejatinya, seni yang Islami adalah seni yang bisa menggambarkan wujud yang dimaksudkan dengan bahasa yang indah. Bahasa yang indah tersebut mesti sesuai dengan cetusan fitrah.

Beliau juga menegaskan bahwa ekspresi seni Islam adalah tentang keindahan wujud dari sisi pandangan Islam tentang Islam, dan kehidupan manusia yang mengantar menuju pertemuan sempurna antara kebenaran dan keindahan.

Kita tahu, objek dan cara penampilan seni bentuknya bebas. Dalam lingkup kesenian, kita boleh menggambarkan kenyataan yang hidup dalam masyarakat dan memadukannya dengan apa saja, termasuk imajinasi.

Meski begitu, kita juga mesti senantiasa menyadari bahwa lapangan seni Islami meskipun bisa dengan semua wujud tapi tidak boleh bertentangan dengan fitrah atau pandangan Islam tentang pengertian wujud.

Baca Juga :  Allah Berjanji Menjadikan Umat Islam Penguasa Dunia Lagi ? (1)

Pada gilirannya, seni sangat bisa berfungsi sebagai sarana dakwah Islamiyah. Tujuan seni di sini bisa untuk memperhalus budi, mengingatkan tentang jati diri manusia, dan menggambarkan baik atau buruk sebuah pengalaman. Begitulah seni yang bernafaskan Islam.

Dari pendapat Sayyed Hossein Nasr dan Quraish Shihab di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa seni Islam adalah seni yang mampu mengungkapkan keindahan dan konsep tauhid sebagai esensi akidah, tata nilai, dan norma Islam.

Dalam hal ini, seni bisa menjadi medium untuk menyampaikan pesan Keesaan Tuhan. Seni Islam diilhami oleh spiritualitas Islam secara langsung, sementara wujudnya bisa berbentuk beragam ekspresi dengan karakteristik tertentu.[] (Baca: Seniman-Seniman di Masa Rasulullah)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here